Depan | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Karir | RSS | Versi Mobile
riauheadline.com merupakan situs berita menginspirasi semangat masyarakat riau.
Home  / Hukrim  / Hukrim
Kamis, 19 September 2013 | 15:43:38

Tersangka Korupsi APBD 2012 Rp2,4 Miliar,
Kejari Rengat Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Bendahara Sekda Inhu
RENGAT, RIAUHEADLINE.COM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat, kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Bendahara Pengeluaran Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, Rosdianto alias Bujang Kait terkait kasus dugaan korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 senilai Rp 2,4 miliar. 

Pemeriksaan yang dijadwalkan pada Kamis (19/9/13) ini merupakan yang kedua kalinya sejak Rosdianto ditetapkan sebagai tersangka pada Juni 2013 lalu. Sebagaimana disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Rengat, Alexander Roiland melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Rengat, Restu Andi Cahyono, kepada awak media, kemarin di Pematang Reba. 

“Kita memang sudah menjadwalkan untuk memanggil Rosdianto besok. Pemanggilan ini yang kedua kalinya sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya. 

Dijelaskan Restu, pada pemanggilan pertama lalu, penyidik belum masuk kepada materi pemeriksaan, sebab tersangka Rosdianto tidak didampingi penasehat hukumnya. Sehingga diharapkan pada pemanggilan kedua ini, tersangka sudah didampingi penasehat hukumnya. 

“Kalau sudah didampingi penasehat hukum kita bisa langsung melakukan pemeriksaan terkait materi kasus. Namun jika tersangka tetap tidak didampingi penasehat hukum, maka kita yang akan tunjuk dari penasehat hukum negara,” ungkapnya. 

Ditambahkan Restu, sejauh ini Kejari Rengat belum berencana untuk melakukan penahanan terhadap Rosdianto. Sebab yang bersangkutan masih bersikap kooperatif. Sementara untuk penambahan tersangka baru, Kejari Rengat masih menunggu fakta baru dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan sejumlah saksi.
 
“Kita belum bisa pastikan apakah ada tersangka baru, baik itu mantan Kabag Keuangan maupun yang lainya sebab masih harus melihat sejumlah fakta dari hasil pemeriksaan terlebih dahulu,” tuturnya. 

Seperti diketahui, selain Rosdianto, Kejari Rengat juga telah menetapkan Mantan Bendahara Wakil Bupati Inhu, Putra Gunawan sebagai tersangka dalam kasus yang sama dengan nilai Rp109 juta. Putra Gunawan sudah mengembalikan dana yang ia gunakan, namun pengembalian tersebut tidak menggugurkan pidana yang ia lakukan. 

Kejari Rengat juga sudah melaporkan kasus korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Sebab kasus ini merupakan atensi dari KPK, sehingga Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga sudah dilaporkan ke lembaga korupsi tersebut. Dana yang di korupsi dua tersangka tersebut merupakan sisa anggaran 2012 yang tidak disetorkan oleh tersangka. 

Berdasarkan keterangan dua tersangka, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadinya. Kedua tersangka tersebut akan dikenakan pasal 2, pasal 3 serta pasal 8 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. 

Keduanya akan diancam dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp750 juta. ***(guh) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!
Berita Terhangat...
Minggu, 21 September 2014 | 22:19:38
Grand Opening Butik Pesta
Tawarkan Peralatan Pesta Terlengkap di Pekanbaru
Senin, 22 September 2014 | 19:00:10
Seorang Anggota DPRD Dumai Terjaring Razia KTP
Senin, 22 September 2014 | 18:59:15
Diduga Pengedar dan Pemakai Sabu,
Polsek Medang Kampi Tangkap Sekel Pelintung
Senin, 22 September 2014 | 18:31:55
Pemkab Pelalawan Siap Kelola Danau Tajwid Jadi Objek Wisata
Senin, 22 September 2014 | 18:26:50
Paripurna Perdana, DPRD Dumai Umumkan Pimpinan DPRD dan Fraksi
Senin, 22 September 2014 | 18:22:22
Protes Limbah Dibuang ke Laut, Pendemo Blokir Jalan PT IBP Dumai
Senin, 22 September 2014 | 18:21:05
Pengunjung Riau Expo Belajar Membatik di Stand RAPP
Senin, 22 September 2014 | 18:19:42
Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla,
SKKMigas-CPI Terima Penghargaan dari Pemerintah Kota Dumai
Senin, 22 September 2014 | 14:19:49
Bupati Pelalawan Ingatkan Kades Kelola Anggaran Sesuai Peruntukan
Senin, 22 September 2014 | 14:18:17
BKD Riau: Peserta CPNS 2014 Harus Miliki Bukti Pendaftaran