Tante Penganiaya Balita Terancam 5 Tahun Penjara

Hukrim
|
Senin, 23 Desember 2013 | 12:36:36

PEKANBARU - Pelaku penganiayaan sorang anak berusia di bawah lima tahun (balita), ES (36), warga Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, jika terbukti maka terancam lima tahun kurungan penjara dan denda Rp70 juta.
         
"Sesuai dengan hasil penyidikan, pelaku akan kami jerat dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Komandan Arief Fajar Satria kepada Antara di Pekanbaru, Senin.
         
ES pada Sabtu (21/12) telah diamankan dan menjalani pemeriksaan atas tuduhan kasus penganiayaan terhadap balita, keponakan pelaku.
         
Setelah diperiksa beberapa jam, akhirnya bukti-bukti memenuhi dan yang bersangkutan (ES) ditetapkan sebagai tersangka, katanya.
         
Sebelumnya pihak Polresta Pekanbaru mendapat laporan masyarakat terkait kasus penganiayaan yang dialami oleh MY (3 tahun).
         
Balita laki-laki itu  mengalami luka gores bekas sayat dan lebam di bagian wajah dan dada, serta leher.
         
Mendapat laporan itu anggota kemudian menyelidikinya dan akhirnya menangkap pelaku, Sabtu (21/12).
         
Pelaku menurut dia, sebelumnya sempat diperiksa oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru.
         
Saat dimintai keterangannya, ES yang awalnya banyak menyatakan  tidak tahu akhirnya mengaku.
         
"Yang jelas pelaku mengaku sebagai tante dari korban. Korban dianiaya dia karena bawel dan tidak mau disuruh-suruh. Makanya kemudian terjadi tindak penganiayaan itu," katanya.***(ant)
 
Sebarkan:
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 21 November 2014 | 16:58:49
Susi Ngaku Tahu Semua Kejadian di Laut RI
Jumat, 21 November 2014 | 16:54:36
Kasus HAM Akan Disampaikan ke Jaksa Agung
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 November 2014 | 16:49:51
BKD Dumai Tangani 14 Kasus Indipliner PNS
Jumat, 21 November 2014 | 16:20:22
Kajari Bengkalis Bantah Terima Suap dari PT BLJ
Jumat, 21 November 2014 | 16:13:40
Tuntut Tarif Naik, Oplet dan Bus Kota Mogok
Jumat, 21 November 2014 | 16:13:39
Tuntut Tarif Naik, Oplet dan Bus Kota Mogok
 
 
 
Terpopuler
Minggu, 16 November 2014 | 14:44:51
Mafia Minyak Berebut CPO Tumpah PT IBP di Dumai
Sabtu, 15 November 2014 | 16:09:17
Benarkah Bunda Putri Aktor Pengadaan Baju Batik?