Depan | Redaksi | Kode Etik | Disclaimer | Sitemap | RSS | Versi Mobile
riauheadline.com merupakan situs berita riau terkini
Home  / Hukrim  / Hukrim
Sabtu, 29 Juni 2013 | 11:16:01

Petinggi Ghost Night Terlibat Aksi Pecahkan Kaca Mobil
PEKANBARU - Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru terus dalami penyidikan tersangka Ray Romel (18) yang merupakan petinggi geng motor Ghost Night. Pasalnya Ray Romel juga di duga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan (curat) pemecahan kaca mobil yang selama ini terjadi diwilayah hukum Polresta Pekanbaru.

Pantauan wartawan, hingga Jumat (28/6) tersangka Ray Romel masih diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru kepada wartawan, tersangka Ray Romel bukan saja terlibat kasus perampasan dan penganiayaan. Tapi ia juga terlibat aksi curat dengan modus memecahkan kaca mobul. "Hasil pemeriksaan kita tersangka telah beraksi di 11 lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Arief.

Saat ini kata Arief, pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti atas keterlibatan tersangka."Yang jelas untuk mengungkapnya kita akan buktikan satu persatu dan sesuai dengan lokasi kejahatan yang pernah dilakukan tersangka, ungkap Arief.

Arief juga membeberkan beberapa lokasi yang pernah dilakukan tersangka Romel diantaranya di Jalan Jendral Sudirman depan Taman Budaya, Jalan Srikandi, Panam, Jalan Diponegoro depan Sekolah MTSN, dan Jalan Tuanku Tambusai. "Sedangkan lokasi lainnya masih kita data," papar Arief.

Berita sebelumnya, tersangka Ray Romel berhasil ditangkap, Senin (24/6) sekitar pukul 17.45  di depan Hotel Badarussamsi Jalan Sisingamangaraja, Lima Puluh Pekanbaru. Dalam penangkapan warga Jalan Kembang Klayau No 47, Sail tersebut sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan tersangka. Setelah tersangka Ray Romel berhasil ditangkap ia langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan.

Tersangka Ray yang selalu membawa senjata air soft gun tersebut sudah beberapa kali melakukan perampasan sepeda motor dan penganiayaan bersama anggota Ghost Night lainnya. Aksi yang telah dilakukan tersangka kata Arief adalah, melakukan perampasan Honda Beat milik warga negara Inggris di depan Global Bangunan Jalan Tuanku Tambusai, kemudian merampas Honda Blade di Purna MTQ sekitar bulan Maret lalu. 

"Saat itu tersangka Ray mengendarai mobil Toyota Avanza BM 1224 TY milik temannya bersama Fahmi, Riko, Kenji, Tari (pacar Ray), sesampainya di Jalan Jenderal Sudirman depan Purna MTQ mobil Ray disenggol motor Blade Putih BM 2335 VL," ujar Arief.

Tidak terima Ray langsung mengejar dan pengendara motor Blade Putih terjatuh. Selanjutnya Ray merampas motor tersebut dengan alasan disita sebagai ganti rugi, dan motor dijual ke Andika. Selanjutnya, tersangka Ray juga merampas satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna Hitam, di Jalan Srikandi, Tampan. Sepeda motor dijual sama Eka warga Jalan Taskurun, Marpoyan Damai seharga Rp 900 ribu.***(tpc)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!