Depan | Redaksi | Kode Etik | Disclaimer | Sitemap | RSS | Versi Mobile
riauheadline.com merupakan situs berita menginspirasi semangat masyarakat riau.
Berita Terhangat...
Selasa, 2 September 2014 | 19:38:27
Pemkab Rohul Siap Anggarkan Dana Perjalanan Dinas Anggota DPRD
Selasa, 2 September 2014 | 19:33:50
Guru Agama di SMP PT Salim Rohil Suruh 28 Murid Jilat Sepatu
Selasa, 2 September 2014 | 19:32:31
Serahkan Plakat Berisi Pernyataan Sikap,
500 Massa Gempa Demo Pelantikan Anggota DPRD Dumai
Selasa, 2 September 2014 | 18:57:16
Puluhan Masyarakat Rohul Tolak Bergabung dengan Rodas
Selasa, 2 September 2014 | 18:55:19
Bupati Pelalawan Buka Orientasi Gerakan Pramuka
Selasa, 2 September 2014 | 18:54:05
Kadisdik Dumai Lantik 30 Kepsek Tingkat SD sampai SMP
Selasa, 2 September 2014 | 18:53:06
Harga Jual Elpiji Tak Merata, Disperindag Rohil Bakal Buat Edaran HET
Selasa, 2 September 2014 | 18:02:56
61 Anggota DPRD Riau Baru Bakal Gunakan Mitsubishi Pajero
Selasa, 2 September 2014 | 18:01:27
Berikut Formasi Sementara CPNS 2014 Pemko Pekanbaru
Selasa, 2 September 2014 | 18:00:44
Peserta Tes CPNS 2014 KemenPAN Dapat Pilih Tempat
Home  / Pendidikan  / Pendidikan
Senin, 17 Juni 2013 | 15:29:16

Kemenag Rohil Cairkan Dana BOS 2013
BAGANSIAPIAPI - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di semua sekolah madrasah rekening masing-masing. Pencairan dana BOS 2013 ini memang terjadi keterlambatan akibat sebelumnya belum disahkan DPR RI.   

"Alhamdulillah, tahun ini dana BOS dari pusat sudah sampai ke daerah dan telah pula kita salurkan ke rekening sekolah masing-masing diawal minggu pertama bulan Juni lalu," ujar Kepala Kemenag Rohil, H Agustiar S Ag, ketika dikonfirmasi riauheadlinecom, Senin (17/6/13) melalui telpon selulernya.

Disinnggung mengenai penggunaan dana BOS apakah selama sudah tepat sasaran, Agustiar mengakatan belum ada laporan yang mengganggu sistem. 

"Semoga dana BOS tetap disalurkan kepada yang berhak oleh sekolah penerima. Memang, selama ini belum ada laporan terjadi diluar sistem mengenai penyalurannya kepada siswa," sebutnya.

Sebab, belakangan setiap kepala sekolah diminta pertanggungjawaban dalam bentuk laporan penggunaan dana BOS tersebut. 

"Harus kita akui, dana BOS sangat rawan diselewengkan. Tetapi kan kepala sekolah tetap diminta membuat laporan penggunaannya, nah belakangan laporan yang disampaikan ke kita tidak ditemukan indikasi penyelewengan," jelasnya.

Ditambahkannya, penyaluran dana BOS dilakukan setiap per triwulan. 

"Selama ini penyaluran dana BOS ke pihak sekolah tidak pernah terlambat, namun baru kali ini terjadi keterlambatan. Tetapi itupun tak terlalu lama lah. Sehingga segala kegiatan sekolah terhadap kesiswaan dapat terlaksana sesuai rencana," katanya.***(rh/ide)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!