Depan | Redaksi | Kode Etik | Disclaimer | Sitemap | RSS | Versi Mobile
riauheadline.com merupakan situs berita riau terkini
Berita Terhangat...
Sabtu, 19 April 2014 | 13:12:50
Karir Johar Firdaus di DPRD Riau Terancam Kandas
Sabtu, 19 April 2014 | 13:08:42
Kamis Putih, Paus Fransiskus Basuh Kaki Pria Muslim
Sabtu, 19 April 2014 | 13:06:09
Wilayah Dumai Terbanyak Titip Api di Riau
Sabtu, 19 April 2014 | 13:02:12
Polda Riau Limpahkan Berkas Maimanah dan Anaknya ke Jaksa
Sabtu, 19 April 2014 | 12:44:20
HMD Surati Panwaslu dan KPU Dumai untuk PSU
Sabtu, 19 April 2014 | 11:52:11
Berikan Kepuasan Kunci Perusahaan Kepada Pelanggan,
Kini Hadir Gloria Rent Car Jasa Rental Mobil Pekanbaru
Sabtu, 19 April 2014 | 11:49:20
Apindo Sebut Kenaikan TDL Bukti Lemah Daya Saing Industri
Sabtu, 19 April 2014 | 11:36:22
SKK Migas dan Chevron Taja Lomba Balita Sehat di Minas
Sabtu, 19 April 2014 | 10:58:38
Mencaruti Wartawan, Annas Maamun Bukan Sosok Kepala Daerah
Sabtu, 19 April 2014 | 10:56:00
Pemkab Kuansing Susun Formasi Penerimaan CPNS 2014
Home  / Pendidikan  / Pendidikan
Senin, 17 Juni 2013 | 15:29:16

Kemenag Rohil Cairkan Dana BOS 2013
BAGANSIAPIAPI - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di semua sekolah madrasah rekening masing-masing. Pencairan dana BOS 2013 ini memang terjadi keterlambatan akibat sebelumnya belum disahkan DPR RI.   

"Alhamdulillah, tahun ini dana BOS dari pusat sudah sampai ke daerah dan telah pula kita salurkan ke rekening sekolah masing-masing diawal minggu pertama bulan Juni lalu," ujar Kepala Kemenag Rohil, H Agustiar S Ag, ketika dikonfirmasi riauheadlinecom, Senin (17/6/13) melalui telpon selulernya.

Disinnggung mengenai penggunaan dana BOS apakah selama sudah tepat sasaran, Agustiar mengakatan belum ada laporan yang mengganggu sistem. 

"Semoga dana BOS tetap disalurkan kepada yang berhak oleh sekolah penerima. Memang, selama ini belum ada laporan terjadi diluar sistem mengenai penyalurannya kepada siswa," sebutnya.

Sebab, belakangan setiap kepala sekolah diminta pertanggungjawaban dalam bentuk laporan penggunaan dana BOS tersebut. 

"Harus kita akui, dana BOS sangat rawan diselewengkan. Tetapi kan kepala sekolah tetap diminta membuat laporan penggunaannya, nah belakangan laporan yang disampaikan ke kita tidak ditemukan indikasi penyelewengan," jelasnya.

Ditambahkannya, penyaluran dana BOS dilakukan setiap per triwulan. 

"Selama ini penyaluran dana BOS ke pihak sekolah tidak pernah terlambat, namun baru kali ini terjadi keterlambatan. Tetapi itupun tak terlalu lama lah. Sehingga segala kegiatan sekolah terhadap kesiswaan dapat terlaksana sesuai rencana," katanya.***(rh/ide)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!