Depan | Redaksi | Kode Etik | Disclaimer | Sitemap | RSS | Versi Mobile
Informasi Berita Ramadhan 2014
riauheadline.com merupakan situs berita menginspirasi semangat masyarakat riau.
Berita Terhangat...
Jumat, 25 Juli 2014 | 11:19:30
Pengusaha Pujasera O2 Santuni Anak Yatim di Meranti
Jumat, 25 Juli 2014 | 10:10:24
Tetapkan 1 Syawal 1435 H,
Kemenag Tentukan 111 Lokasi Rukyatul Hilal di 33 Provinsi
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:47:32
PLN Rengat Tetap Lakukan Pemadaman Saat Lebaran
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:45:40
Polres Siak Dalami Kasus Mutilasi Dua Bocah
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:42:13
Kabupaten Rokan Hilir Hasilkan Terasi Kualitas Ekspor
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:35:46
Wabup Rokan Hilir Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:33:47
Asap Mulai Menyengat Nafas Warga Pekanbaru
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:32:24
Tiga Hari Operasi Ketupat,
Tiga Nyawa Melayang di Jalan Raya
Jumat, 25 Juli 2014 | 09:31:18
Ribuan Warga Bengkalis Nikmati Sembako Gratis
Jumat, 25 Juli 2014 | 03:12:19
CPNS 2014, 11 Jabatan Untuk Sarjana Semua Jurusan
Home  / Pendidikan  / Pendidikan
Senin, 17 Juni 2013 | 15:29:16

Kemenag Rohil Cairkan Dana BOS 2013
BAGANSIAPIAPI - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di semua sekolah madrasah rekening masing-masing. Pencairan dana BOS 2013 ini memang terjadi keterlambatan akibat sebelumnya belum disahkan DPR RI.   

"Alhamdulillah, tahun ini dana BOS dari pusat sudah sampai ke daerah dan telah pula kita salurkan ke rekening sekolah masing-masing diawal minggu pertama bulan Juni lalu," ujar Kepala Kemenag Rohil, H Agustiar S Ag, ketika dikonfirmasi riauheadlinecom, Senin (17/6/13) melalui telpon selulernya.

Disinnggung mengenai penggunaan dana BOS apakah selama sudah tepat sasaran, Agustiar mengakatan belum ada laporan yang mengganggu sistem. 

"Semoga dana BOS tetap disalurkan kepada yang berhak oleh sekolah penerima. Memang, selama ini belum ada laporan terjadi diluar sistem mengenai penyalurannya kepada siswa," sebutnya.

Sebab, belakangan setiap kepala sekolah diminta pertanggungjawaban dalam bentuk laporan penggunaan dana BOS tersebut. 

"Harus kita akui, dana BOS sangat rawan diselewengkan. Tetapi kan kepala sekolah tetap diminta membuat laporan penggunaannya, nah belakangan laporan yang disampaikan ke kita tidak ditemukan indikasi penyelewengan," jelasnya.

Ditambahkannya, penyaluran dana BOS dilakukan setiap per triwulan. 

"Selama ini penyaluran dana BOS ke pihak sekolah tidak pernah terlambat, namun baru kali ini terjadi keterlambatan. Tetapi itupun tak terlalu lama lah. Sehingga segala kegiatan sekolah terhadap kesiswaan dapat terlaksana sesuai rencana," katanya.***(rh/ide)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!