Depan | Redaksi | Kode Etik | Disclaimer | Sitemap | RSS | Versi Mobile
riauheadline.com merupakan situs berita menginspirasi semangat masyarakat riau.
Berita Terhangat...
Rabu, 17 September 2014 | 20:08:48
Kenaikan Tarif Listrik Buat yang Non Subsidi
Rabu, 17 September 2014 | 20:07:33
Wawako Dumai Pimpin Upacara Lima Momen Sekaligus
Rabu, 17 September 2014 | 20:06:05
Fauzi Hasan Diajukan Jadi Ketua DPRD Meranti Defenitif
Rabu, 17 September 2014 | 20:04:58
Jelang Pilkada Meranti, Nama Dedi Putra Mencuat
Rabu, 17 September 2014 | 20:02:51
Dewan Baru Prihatin Jalan Perabot Tak Tersentuh Pembangunan
Rabu, 17 September 2014 | 20:01:15
CDN Serahkan New CBR150R Kepada 8 Konsumen Pembeli Perdana
Rabu, 17 September 2014 | 20:00:28
DPRD Riau Sahkan Tatib Dewan Periode 2014-2019
Rabu, 17 September 2014 | 19:59:30
Gubri Annas Lebih Pilih Pilkada Langsung
Rabu, 17 September 2014 | 19:58:23
Sepasang Kekasih Jadi Korban Kebakaran di Pujasera Meranti
Rabu, 17 September 2014 | 11:35:50
Gonjang-ganjing Hutang Proyek PON,
Siapa Dituding Dahlan Minta Komisi 5 Persen?
Home  / Politik  / Politik
Selasa, 1 April 2014 | 10:21:24

Panwaslu Kuansing Temukan Banyak Pelanggaran Pemilu 2014
TELUK KUANTAN - Panwaslu Kabupaten Kuantan Singingi mengakui setakat ini pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat serta terkait pelanggaran Pemilu.

Selain itu pihaknya juga telah menemukan langsung beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah kepala desa dan perangkat desa serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terindikasi terlibat secara langsung untuk mendukung salah satu partai dan calon legeislatif (caleg) tertentu.

"Selain laporan dari masyarakat, kami juga ada menemukan langsung, dan jumlahnya cukup banyak," ujar anggota Panwaslu Kuansing Ahdanan Saleh kepada wartawan, Senin (31/3/14).

Dikatakannya, ada beberapa pelanggaran yang ditemukan terkait keterlibatan langsung para kades dan perangkat desa serta PNS dalam mendukung salah satu partai atau caleg.

Seperti menggunakan atribut partai, memotori atau memobilisasi warga serta menggalang massa untuk mendukung salah satu partai dan Caleg tertentu.

"Jumlahnya cukup banyak, dan ini jelas telah melanggar UU Nomor 8 Tahun 2012 dan PKPU Nomor 15 Tahun 2013 pasal 32 ayat 2," jelasnya.

Terkait temuan itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi tahapan pemilu Panwascam se-Kuansing belum lama ini telah sepakat melakukan klarifikasi terhadap para kades/perangkat desa dan PNS yang terindikasi melakukan pelanggaran.

"Sebagian sudah ada kita klarifikasi kepada yang bersangkutan. Hal ini merupakan langkah persuasif yang kita lakukan guna mencegah agar yang bersangkutan tidak melakukannya lagi. Akan tetapi apabila masih berbuat, tentunya akan kita lakukan langkah prepentif atau tindakan tegas," sambung Ahdanan.

Sementara PNS yang ditengarai melakukan pelanggaran ujar Ahdnan, sebagian ada dari kalangan pejabat dan ada juga PNS biasa.

"Dari kalangan pejabat ada juga yang kita temukan, nanti semuanya akan kami klarifikasi kepada yang bersangkutan,"katanya mengakhiri.***(dri)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riauheadline.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!