Tak Takut Digulingkan,
Bupati Kampar Anggap Demo Warga sebagai Hiburan
Rabu, 11 Juni 2014 20:07 WIB
PEKANBARU - Bupati Kampar Jefri Noer tak khawatir digulingkan pendemo terkait buntut kasus dugaan kekerasan terhadap warganya sendiri Nur Asmi. Bagi Jefri, demo tersebut hanya semacam hiburan saja.
"Bagi saya demo ini bagus juga, memberikan semacam hiburanlah. Tak ada masalah, itu hak mereka," kata Jefri dengan enteng, usai menghadiri Musrenbang RPJMD, Rabu (11/6/14).
Selain menganggap hiburan, Jefri justru mengaku bersyukur. Pasalnya, semenjak demo yang semakin marak belakangan ini justru nama Eva Yuliana, istri Jefri semakin terkenal.
Jika nanti dirinya sudah tak lagi menjadi kepala daerah, mana tahu Eva justru diminta maju menggantikannya. "Tak ada masalah untuk mempopulerkan Ibu Eva. Biasakan? Kalau saya tak boleh maju, mana tahu nanti ibu Eva diminta maju," ungkap Jefri dengan enteng.
Lebih lanjut, Jefri justru menuding pergerakan massa yang belakangan mendesak dirinya mundur, karena ada orang di belakangnya. Target mereka jelas meminta dirinya dilengserkan. Siapa dia, sayangnya mantan anggota DPRD Riau ini enggan menyebutkan namanya.
"Jelas ditunggangi itu, saya bupati tak bodoh-bodoh amat. Siapa dalangnya saya juga sudah tahu, tapi untuk apa, nanti dilawan-lawan justru habis pahala kita. Saya dihujat, Bu Eva dihujat, itu ladang amal bagi kita," ujar Jefri. ***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

