Dugaan Korupsi Muebiler, Polda Riau Bakal Periksa Anggota DPRD Pekanbaru
Senin, 20 Januari 2014 14:41 WIB
PEKANBARU - Polda Riau terus mengusut tuntas kasus korupsi pengadaan meubiler di DPRD Kota Pekanbaru. Sejauh ini, sudah 10 orang saksi diperiksa.
Selanjutnya, polisi akan memeriksa sejumlah anggota DPRD Kota Pekanbaru. Tidak menutup kemungkinan, beberapa anggota DPRD Kota Pekanbaru akan ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah 10 orang yang diperiksa sebagai saksi. Antara lain, panitia lelang dan staf. Sejauh ini, anggota DPRD serta perusahaan pemasok barangnya memang belum diperiksa," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (20/1/14).
Dari indlelang proyek pengadaan meubelair DPRD Kota Pekanbaru dimenangkan oleh PT Matrikstama Andalan Mitra, Oktober-November 2012 lalu. Proyek ini menelan biaya sebesar Rp4,7 miliar. Sebelum menang, perushaan tersebut menawar proyek senilai Rp3,4 miliar.
Pengadaan mobiler ini berjalan dalam hitungan hari saja. Dua pekan Surat Penunjukan Penyediaan Barang dan Jasa (SPPJ) keluar, mobiler sudah masuk Desember 2012.
Setelah diadakan, tidak ada proses serah terima dari pihak perusahaan ke DPRD Kota Pekanbaru. Hingga sekarang, masih ada sisa-sisa meubel menumpuk di dalam gedung wakil rakyat tersebut. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

