Kasus Bansos, Polda Riau Dalami Keterlibatan Ketua DPRD Bengkalis
Jumat, 28 Maret 2014 17:09 WIB
PEKANBARU - Penyidik Polda Riau terus mendalami keterlibatan anggota DPRD Bengkalis dan Pemkab Bengkalis dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial.
Sayang pihak Polda terkesan menutup-nutupi kasus ini sehingga tidak diketahui apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka atau belum.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau terus mengusut tuntas dugaan korupsi dana bantuan Pemkab Bengkalis sebesar Rp230 miliar. Beberapa waktu lalu, Polda Riau memeriksa sejumlah saksi di Mandau, Bengkalis.
Banyak pihak yang menduga, polisi menyorot anggota-anggota DPRD Bengkalis serta pejabat-pejabat Pemkab Bengkalis. Di kasus ini, ada beberapa pihak berspekulasi ini terkait pengunduran diri Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah.
Namun, sampai saat ini, Polda Riau masih belum menungkapkan lebih jauh. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (28/3/14) mengatakan, penyidik terus melakukan pemeriksaan. "Masih terus diperiksa. Kasusnya masih terus diusut," ungkap Kabid.
Dinyatakan keterlibatan anggota-anggota DPRD dan pejabat pemkab, itu tidak menutup kemungkinan. Guntur mengatakan itu semua tergantung dari hasil penyidikan. "Itu semua tergantung hasil penyidikan nanti," katanya.
Hingga kini, Polda Riau juga belum mengungkapkan kepada publik, apakah sudah ada tersangka yang sudah ditetapkan. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

