Lukman Resmi Pimpinan Kepala Rutan Dumai
Selasa, 03 Juni 2014 18:20 WIB
DUMAI - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Kota Dumai melaksanakan serah terima jabatan kepala dari Marten kepada Kepala Rutan Cabang Bagansiapiapi, Lukman, Selasa (3/6/14).
Selama menjabat Kepala Rutan Dumai lebih kurang 29 bulan, Marten mengaku telah banyak dibantu oleh pemerintah daerah dan semua pihak dalam pelaksanaan tugasnya untuk meningkatkan pelayanan.
"Pemerintah daerah ikut mendorong kita untuk melakukan perubahan dan pembenahan rumah tahanan ini menjadi semakin baik dan maksimal," katanya kepada sejumlah awak media di Dumai.
Dia menjelaskan, selain itu, pemerintah terus menempatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan warga binaan secara rutin dan gratis dengan program jaminan kesehatan (Jamkes).
"Alhamdulillah, saat ini kualitas kesehatan warga binaan kita telah membaik karena mendapat pemeriksaan gratis dari petugas medis pemerintah secara rutin," ujarnya.
Selain itu, dia berkesan dengan dukungan dan kerjasama seluruh aparat penegak hukum yang ada di Dumai yang komit dan serius dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan.
Dia yang selanjutnya akan bertugas sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Muara Tebo, Propinsi Jambi ini, mengakui masih banyak mengalami kekurangan selama pelaksanaan tugas di Dumai.
"Kepada pejabat baru diharapkan agar dapat melanjutkan program yang baik sesuai tugas dan fungsi serta menyempurnakan kekurangan yang ada selama ini," harapnya.
Menjabat Kepala Rutan Dumai, lanjutnya, pembinaan para narapidana dilakukan dengan cara menggiatkan pelatihan keterampilan dan kerajinan, bertujuan agar memiliki bekal untuk menjalani hidup diluar penjara nanti.
Diketahui, Rumah Tahanan Dumai sejauh ini terus mengalami over kapasitas hingga mencapai lebih dari 500 penghuni dari daya tampung hanya sekitar 200 warga binaan.
Kelebihan jumlah narapidana yang menjalani sanksi hukuman negara ini disebabkan semakin tingginya tingkat kejahatan dan jumlah pelaku dalam satu perkara lebih dari satu orang.***(adi)
Selama menjabat Kepala Rutan Dumai lebih kurang 29 bulan, Marten mengaku telah banyak dibantu oleh pemerintah daerah dan semua pihak dalam pelaksanaan tugasnya untuk meningkatkan pelayanan.
"Pemerintah daerah ikut mendorong kita untuk melakukan perubahan dan pembenahan rumah tahanan ini menjadi semakin baik dan maksimal," katanya kepada sejumlah awak media di Dumai.
Dia menjelaskan, selain itu, pemerintah terus menempatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan warga binaan secara rutin dan gratis dengan program jaminan kesehatan (Jamkes).
"Alhamdulillah, saat ini kualitas kesehatan warga binaan kita telah membaik karena mendapat pemeriksaan gratis dari petugas medis pemerintah secara rutin," ujarnya.
Selain itu, dia berkesan dengan dukungan dan kerjasama seluruh aparat penegak hukum yang ada di Dumai yang komit dan serius dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan.
Dia yang selanjutnya akan bertugas sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Muara Tebo, Propinsi Jambi ini, mengakui masih banyak mengalami kekurangan selama pelaksanaan tugas di Dumai.
"Kepada pejabat baru diharapkan agar dapat melanjutkan program yang baik sesuai tugas dan fungsi serta menyempurnakan kekurangan yang ada selama ini," harapnya.
Menjabat Kepala Rutan Dumai, lanjutnya, pembinaan para narapidana dilakukan dengan cara menggiatkan pelatihan keterampilan dan kerajinan, bertujuan agar memiliki bekal untuk menjalani hidup diluar penjara nanti.
Diketahui, Rumah Tahanan Dumai sejauh ini terus mengalami over kapasitas hingga mencapai lebih dari 500 penghuni dari daya tampung hanya sekitar 200 warga binaan.
Kelebihan jumlah narapidana yang menjalani sanksi hukuman negara ini disebabkan semakin tingginya tingkat kejahatan dan jumlah pelaku dalam satu perkara lebih dari satu orang.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Polwan Polda Riau Hadirkan Klinik Apung di Sungai Duku
-
Maritim
HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Gelar Ziarah Pahlawan
-
Olahraga
Haornas 2026, Riau Belum Siapkan Kegiatan Olahraga Besar
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo

