Oknum Satpol PP Pemprov Riau Terlibat Perampokkan Toko Emas
Jumat, 09 Mei 2014 11:57 WIB
PEKANBARU - Kompolotan perampok antarprovinsi berhasil digulung aparat Polda Riau. Tiga tersangka ditangkap di sejumlah tempat. Di Sumatera Selatan dan juga di Pekanbaru. Ada juga tersangka yang terpaksa ditembak.
Kini tiga tersangka yang ditangkap dalam kondisi tak ditembak berada di Mapolda Riau. Salah seorangnya merupakan personil Satpol Pamong Praja (PP) Pemprov Riau.
"Benar, ada oknum Satpol PP yang terlibat dalam komplotan perampokan itu. Perampokan toko emas sebanyak liga kilogram dan uang kontan Rp 500 juta itu, eksekutor lapangannya dari Palembang dan Padang," papar Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Kamis (8/5/14).
Dijelaskan Kapolda , Saat digerebek dua hari lalu di Sumsel, tersangka M bersama rekannya RF. Setelah RF tertangkap lantas dikembangkan untuk menangkap tersangka S yang tak lain istrinya sendiri. Selanjutnya terbongkarlah tersangka LR oknum Satpol PP. LR dalam aksi perampok ini bertugas untuk membuat peta lokasi.
Sementara itu Kepala Satpol PP Pemprov Riau Noverius membenarkan adanya anak buahnya yang ditahan Polda Riau dalam kasus perampokan, namun sejauh ini pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari Polda.
“Kabarnya memang ada, tetapi kita belum mendapat peberitahuan resmi dari Polda. Karena itu, pagi ini ada staf yang akan ke Polda untuk mengecek kebenarannya. Kita akan proaktif dan menghormati proses hukum jika benar dia terlibat,” tutur Noverius saat dihubungi wartawan, Jumat (9/5/14).
Dikatakan Noverius, apa yang dilakukan LR merupakan tindakan pribadi yang tak ada kaitannya dengan Satpol PP, sebagai instansi tempanya bekerja. Jika terbukti bersalah, maka secara pribadi LR harus bertangung jawab. Sementara statusnya sebagai PNS bisa saja dicopot, jika ketentuan memang mengatur sanksi terkait hal itu.
“Pada intinya, kita sangt menghormati proses hukum dan akan menegakan disiplin kepada anggota yang terbukti bersalah,” demikian penjelasan Noverius.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

