PLN Rayon Bagansiapiapi Lakukan Pemutusan 532 Pelanggan
Kamis, 12 Desember 2013 17:14 WIB
BAGANSIAPIAPI - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Bagansiapiapi telah melakukan pemutusan massal sebanyak 532 pelanggan, pemutusan ini disebabkan banyaknya pelanggan yang menunggak dalam pembayaran tagihan listrik. Sehingga dilakukan pemutusan paksa.
"PLN telah melakukan pemutusan massal terhadap pelanggan yang menunggak. Pemutusan ini sudah dimulai bulan ini. Hal ini untuk menghindari penunggakan yang cukup besar kepada pelanggan, saat ini selama setahun penunggakan terhadap pelanggan sudah mencapai nilai Rp 2,7 Milyar," ujar Manajer PLN Rayon Bagansiapiapi, Al Azhar didampingi Supervisior Administrasi, Zaini, Rabu (11/12/2013) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, PLN telah mencatat dari total pelanggan di Rayon Bagansiapiapi sebanyak 27.000 pelanggan, ternyata yang menunggak mencapai 8.565 pelangan, hal ini berarti telah melebihi dari 25 persen pelanggan yang menunggak. Maka diperlukan adanya tindakan tegas seprti pemutusan yang telah dilakukan sejak November lalu.
"Dari Pihak PLN kita telah dibantu oleh petugas pemutus dari Area Dumai, dan sampai sat ini terus melakukan pemutusan sampai tuntas, dan kita sudah mengumumkan sebanyak 70 titik yang akan di putus bagi pelanggan yang menunggak di Rohil, hal ini kita lakukan sesuai dengan prosedur, karena memang dalam peraturan ditetapkan apabila pelanggan menunggak diberi batas waktu, apabila tidak dilunasi juga maka akan dilakukan pemutusan,' tegas Al Azhar.
AL Azhar menambahkan, sat ini masuk akhir tahun sehingga piutang pelanggan harus segera diselesaikan ke pusat sebelum tahun ini berakhir, sehingga diharapkan bagi masyarakat yang menunggak segera melunasi dan pihaknya akan langsung memasang kembali listrik yang sebelumnya telah diputus.
'Kita harapkan bagi masyarakat yang merasa menunggak segeralah lunasi agar tidak terjadi pemutusan oleh pihak PLN, karena pemutusan akn terus berlangsung smpai semua pelanggan yang menunggak melunasi tunggakannya,' beber Al Azhar.
Lanjutnya, saat berjalan proses pemutusan memang pihaknya belum menemui kendala yang serius dan masyarakat yang merasa menunggak pun tidak keberatan kilometer listriknya dicopot oleh pihak PLN yang bertugas di lapangan.
"Namun, dengan dilakukannya pemutusan ini nampaknya masyarakat mulai sadar dari total sementara yang dicopot sebagain sudah membayar tunggakan dan meminta kembali dipasang listriknya agar hidup seperti semula. Dan Sementara ini yang kita putus sebagian sudah membayar dan kita pasangkan kembali, namun masih sedikit sebab masih ribuan pelanggan yang menunggak yang akan kita lakukan pemutusan lagi,' papar Azhar.
"Untuk lokasi terbanyak menunggak ini yakni Bagansiapiapi dan Teluk Pulau dan pihak petugas akan terus bergerak ke seluruh wilayah seperti Panipahan dan Sinaboi. Karena kedua daerah susulan tersebut juga banyak yang menunnggal," timpal Azhar.***(Jarmain/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

