• Home
  • Hukrim
  • Pelaku Pembunuhan Warga Mandau Tewas Dihakimi Massa

Pelaku Pembunuhan Warga Mandau Tewas Dihakimi Massa

Selasa, 10 Mei 2016 10:18 WIB
Herman Pasaribu (39), diduga pelaku penganiayaan dan pembunuhan tewas setelah dihakimi massa ketika berada di RSUD Duri.
BENGKALIS - Diduga sebagai pelaku penganiayaan dan pembunuhan Mawan Br Hutapea (50), kemudian mengakibatkan luka berat kepada Etta Mindo Sulastri (20), warga Dusun Muda, Desa Pamesi, Kecamatan Mandau, pada Kamis (5/5/16) lalu. 

Herman Pasaribu (39) tewas setelah dihakimi massa, Senin (9/5/16) sekitar pukul 19.30 WIB di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. 

Kapolres Bengkalis AKBP A. Supriyadi membenarkan bahwa tersangka pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap dua orang warga Desa Pamesi tersebut ditangkap oleh ratusan warga di Bukit Kapur, Kota Dumai. 

Dijelaskan Kapolres, pada Senin (9/516) sekitar pukul 19.30 WIB unit reskrim mendapat informasi bahwa pelaku pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat telah berhasil ditangkap oleh massa di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. 

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi diringkusnya diduga pelaku sudah dinaikkan oleh massa yang berjumlah sekitar ratusan orang ke atas mobil L3P0 pick up yang rencananya akan dibawa ke TKP pembunuhan dan penganiayaan dengan tujuan untuk dibakar dalam kondisi pelaku tidak berdaya. 

Aksi ratusan warga sempat ditenangkan aparat dari Polsek Bukit Kapur dan akhirnya massa menyerahkan pelaku ke aparat penegak hukum dan akan dibawa ke Duri. 

Selanjutnya, anggota opsnal membawa pelaku yang sudah dalam keadaan luka parah ke RSUD Duri dan setelah sampai di rumah sakit tersangka meninggal dunia. 

Sebelumnya, pada Kamis (5/5/16) sekitar pukul 15.30 WIB terjadi tindak pidana penganiayaan diduga dilakukan oleh pelaku terhadap dua korban Mawan Br Hutapea (50), Etta Mindo Sulastri (20). 

Mengakibatkan Mawan Br Hutapea meninggal dunia meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit dan Etta Mindo Sulastri mengalami luka berat.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar