Penembak Satpam di Kampar Libatkan Oknum Anggota TNI AU
Selasa, 24 Mei 2016 13:20 WIB
PEKANBARU - Penembak misterius yang menewaskan Satpam perusahaan di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar ditangkap Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau. Dari tiga pelaku, salah satunya merupakan anggota TNI AU.
"Kemudian pelaku lainnya merupakan anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin," sebut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (24/5/2016).
Guntur menyebutkan, penangkapan dilakukan setelah petugas gabungan dari Polres Kampar dan Subdit Jatanras Poldab Riau melakukan penyelidikan.
Ketiga pelaku dimaksud adalah BS (40), warga Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, kemudian S alias Teko, warga Payung Sekaki dan W, oknum anggota TNI AU.
Sewaktu menembak korban Lamhot Julianto di areal HPHTI PT Arara Abadi, kecataman tersebut, ketiga pelaku mempunyai peran masing-masing.
"BS merupakan sopir membawa mobil Taft Hiline, kemudian S memberi penerangan dan W yang melakukan penembakan," kata Guntur.
Ditambahkan Guntur, " Saat ini kasus tersebut masih kita dalami. Dugaan sementara adalah kelalaian (insidentil). Soalnya pengakuan mereka saat itu sedang berburu di sana. Jarak radius 300 meter melihat sesosok target dan langsung melepas tembakan, mereka menyangka itu hewan buruan, ternyata itu adalah korban,"
Ketiga pelaku, sejak ditangkap Senin (23/5/2016) tengah malam, masih diperiksa intensif di Mapolda Riau. Penyidik masih mendalami apa motif ketiga pelaku sehingga tega menembak Satpam.
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa senjata api laras panjang yang sudah dimodifikasi, sebuah tas dan selongsong peluru kaliber 5,5 mm.
Komandan Lapangan Udara TNI AU Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Marsekal Pertama Henri Alfiandi dikonfirmasi membenarkan penangkapan oknum anggotanya tersebut.
"Ya benar dia oknum (TNI AU). Sementara masih diamankan di Mapolda. Satunya lagi anggota Perbakin," ucap Henri singkat seperti dikutip dari faktariau.com.
Sebelumnya, korban ditembak di tepi jalan areal perusahaan tersebut ketika menghentikan mobil yang di dalamnya ada tiga pelaku. Korban tewas setelah peluru menembus bagian perutnya.
Korban sempat dilarikan Satpam lainnya ke Puskesmas terdekat. Setibanya di sana, korban sudah tidak bernyawa lagi.
(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Habib Bahar Ditembak, Begini Komentar Pengacaranya
-
Nasional
Kopda Muslimin Meninggal Dunia, Suami Rina Wulandari Sempat Muntah Sebelum Tewas
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror

