• Home
  • Hukrim
  • Pukuli Mahasiswa, Oknum TNI AU Dilaporkan ke PM

Pukuli Mahasiswa, Oknum TNI AU Dilaporkan ke PM

Rabu, 14 Mei 2014 14:01 WIB
PEKANBARU - Oknum anggota TNI AU, ES dilaporkan kepada Satuan Polisi Militer (PM) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru karena menganiaya Johnido Vermaika R (19), mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) hingga babak belur.

Akibat pengeroyokan dan penganiayaan itu, korban mengalami robek di pelipis mata kiri dan mendapat 5 jahitan luka, bibir sobek di bagian atas dan bawah, serta leher bagian kanan luka dan mata kanan memar. Saat ini Johnido dirawat di rumah sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Ayah korban, Supirman didampingi pengacaranya, Nofitri Koto, SH yang ditemui wartawan, Rabu (14/5/14), membenarkan dirinya telah melaporkan ES ke PM Lanud Pekanbaru, kemarin. Dia berharap pelaku dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

Supirman menyebutkan, anaknya dikeroyok 3 orang dan seorang di antaranya adalah ES, anggota Pentak Lanud Roesmin Noerjadin. Peristiwa penggeroyokan itu terjadi Senin lalu (12/5/14) pukul 17.15 WIB di SPBU Afirin Achmad Pekanbaru.

Selain ES, Supirman juga melaporkan pelaku pengeroyokan lainnya, SY dan kawan-kawan ke Polresta Pekanbaru.

Korban Johnido kepada wartawan, mengungkapkan ihwal penggeroyokan tersebut kepada sejumlah wartawan. Beberapa menit sebelum kejadian, dirinya mendapat pesan BBM dari Tari, sahabat Wati (pacar korban) yang menanyakan posisi dirinya. Johnido menjawab sedang berada di rumah kosnya.

Setelah itu, SY, yang merupakan abang Wati menghubungi dirinya dan minta ketemu di SPBU Jalan Arifin Achmad. Pendek kata, Johnido pun menuju ke SPBU. Setibanya di SPBU, SY dan kawan-kawanya termasuk oknum TNI AU, ES langsung mengeroyok dirinya.

Johnido mengakui, SY memang tidak suka adiknya berpacaran dengan korban. SY lebih senang jika adiknya Wati menjalin hubungan dengan ES.***(tim)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar