- Home
- Lingkungan
- Banjir Bandang di Tandun Picu Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Banjir Bandang di Tandun Picu Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Kamis, 13 November 2014 17:17 WIB
TANDUN : Akibat banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Desa Tandun, Sungai Kuning dan Koto Tandun), kerugian materil diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.
"Prediksi kita kerugian materilnya mencapai ratusan juta. Kerugiannya dari berbagai alat elektronik warga dan berbagai jenis kegurian lainnya," kata Irwandi, Caman Tandun kepada wartawan, Kamis (13/11/14).
Kemudian sebutnya, berbagai bantuan sudah diterima pihaknya, terutama bantuan dari pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Namun, bantuan dari provinsi, pihaknya masih menunggu hal itu.
"Kami berharap, pemerintah provinsi juga ikut memperhatikan masalah banjir ini, jangan hanya diam saja. Kami tunggu bantuan provinsi," ungkap mantan kepala bagian Humas Sekdakab Rokan Hulu ini.
Sebelumnya, Zulkarnain, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu yang juga merupakan putra Tandun mengatakan, atas nama DPRD Rokan Hulu, ia sudah menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.
"Kita juga sudah menyediakan dapur umum bagi masyarakat. Bantuan dari pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kabarnya sudah dijalan menuju lokasi. Selain prihatin, kita berharap masyarakat bisa bersabar atas musibah banjir ini," ujarnya.
Untuk sementara jelasnya, masyarakat yang rumahnya terendam banjir, sudah diungsikan ke jalan.
(ary/ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

