• Home
  • Lingkungan
  • Pembangunan Drainase Solusi Atasi Banjir di Jalan Poros Menuju Pelabuhan Roro

Pembangunan Drainase Solusi Atasi Banjir di Jalan Poros Menuju Pelabuhan Roro

Selasa, 07 Januari 2014 17:43 WIB

SELATPANJANG - Banjir yang kerap melanda jalan menuju pelabuhan Roro di Kampung Balak Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti disebabkan karena tidak adanya saluran air yang berada di sisi kiri dan kanan badan jalan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Meranti Anuar Zainal, Selasa (7/1/14) di ruang kerjanya. " Saluran air yang menembus langsung ke sungai di kiri dan kanan jalan Poros Alai mengkikip menuju pelabuhan roro menjadi pemicu utama soal genangan air di sepanjang jalan itu," katanya.
 
Menurutnya, pembangunan saluran air di kanan dan kiri jalan poros tersebut merupakan jawabannya yang tepat untuk mengatasi genanan air di beberapa titik di jalan Poros Alai Mengkikip tersebut. 

"Dan tentunya kita berharap  tahun  2014 ini  pembangunan tali air jalan  alai mengkikip itu   dapat dianggarkan oleh  dinas PU Provinsi. jika ingin Roro di kampong balak itu dapat berjalan dengan maksimal. Sebab jika tidak di bangunankan  saluran airnya, maka jalan Alai Mengkikip itu selalu digenangi air," ungkapnya.

Sementara, kata dia, jika Roro sudah dioperasikan sementara jalannya tidak mendukung, maka bisa dipastikan oparsonal KMP  Roro barembang itu tidak akan maksimal. "Untuk itu kita berharap  agar pembangunan saluran air  di jalan Alai Mengkikip dapat  diprioritaskan," pintasnya.
 
"Kita akan coba usulkan pembangunan tali air ini kepada Pemerintah provinsi  tahun ini. Semoga saja dapat disetujui  Sehingga genangan air yang terdapat dijalan poros Alai mengkikip menuju pelabuhan Roro tersebut dapat diatasi. Dengan begitu  persoalan yang dihadapi selama ini, dapat terterjawab.
  
Pembangunan saluran air di kiri dan kanan badan jalan poros alai mengkikip tersebut, harus diprioritas, selain pembangunan jalan poros itu sendiri, karena dengan lancar akses jalur darat itu, akan berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian Masyharakat kita di kabupaten kepulauan Meranti.
 
"Pembangunan saluran air di kiri-kanan body jalan poros tersebut, hendaknya dapat diprioritaskan, karena itu merupakan akses pendukung jalan poros  itu sendiri,   jika  tali air dapat terbangunan dengan sendirinya jalan itu nantinya tidak lagi di genangi air sehingga aktifitas masyarakat juga akan lancar," katanya.
 
Menurutnya, pembangunan saluran air di kanan-kiri jalan poros tersebut merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi genangan air dijalan poros yang  selama di keluhkan masyarakat.

"Untuk itu kita akan coba usulkan dan meminta kepada dinas PU Provinsi untruk dapat memprioritaskan Pembangunan Tali Air di jalan Poros Alai Mengkikip itu," ungkapnya.
 
Sedang untuk memaksimalkan pembangunan jalan Poros Alai –mengkikip tersebut, tahun 2014 ini  dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi  akan kuncurkan dana sebesar Rp60 miliyar.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar