Warga Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit di Inhu

Sabtu, 29 November 2014 15:56 WIB
RENGAT : Kondisi banjir yang melanda sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus berangsur surut. Bahkan, pada Jumat (28/11), ketinggian air Sungai Indragiri sudah surut mencapai 6,63 meter yang sebelumnya mencapai 6,65 meter.

Hanya saja warga korban banjir sudah mulai mengalami berbagai macam penyakit. ''Memang setelah beberapa hari terendam banjir, warga sudah ada mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal,'' ujar Kepala Dinas Kesehatan Inhu H Suhardi SE MSi MH, Jumat (28/11).

Menurutnya, Diskes Inhu sudah melaksanakan pengobatan terhadap warga korban banjir sejak terjadi banjir beberapa waktu lalu. Pengobatan warga dengan cara mendatangi langsung sejumlah titik-titik lokasi banjir hingga tempat pengungsian.

Seperti baru-baru ini dilaksanakan di 10 desa di Kecamatan Kuala Cenaku. ''Pengobatan warga korban banjir yang sudah dilaksanakan di antaranya di Kecamatan Lirik, Rakit Kulim, Kelayang, Batang Gangsal, Sungai Lala, Peranap, Batang Peranap dan Kecamatan Pasir Penyu,'' ungkapnya.

Pengobatan warga korban musibah banjir ini sambungnya, terus masih dilaksanakan di berbagai tempat lokasi banjir. Karena untuk pengobatan ini, Diskes akan langsung turun menemui warga di sejumlah titik lokasi banjir.

Selain pengobatan, Diskes juga memberikan penyuluhan kepada warga tentang pola hidup sehat, baik pada saat banjir maupun pasca banjir. ''Saat turun lapangan juga diserahkan saringan air siap minum, menyerahkan kelambu dan tambahan makanan,'' terang Kadiskes.

Semetara itu Kepala Kesbangpol dan BPD Inhu Adri Bahar SSos mengatakan, kondisi air Sungai Indragiri sejak Rabu (26/11) hingga Jumat (28/11) ini terus surut. ''Kondisi banjir yang menyababkan sujumlah anak sungai meluap hingga merendam desa-desa yang tidak berada di pinggir sungai, seperti di Kecamatan Rengat dan Kecamatan Kuala Cenaku,'' terangnya.

(rpo/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar