• Home
  • Lingkungan
  • Workshop Komnas HAM RI Tentang Tanah Konsesi Berujung Tertutup di Dumai

Workshop Komnas HAM RI Tentang Tanah Konsesi Berujung Tertutup di Dumai

Kamis, 12 Desember 2013 10:41 WIB
DUMAI - Kegiatan workshop dengan Komnas HAM RI untuk permasalahan tanah konsesi di Kota Dumai, yang awalnya terbuka untuk kalangan awak media, namun sejalan dengan kegiatan itu pada waktu istirahat kegiatan yang dilaksanakan di Lantai II Hotel Grand Zuri Jalan Sudirman, berlangsung tertutup, Kamis (12/12/13).



Turut hadir dalam kegiatan Workshop dengan Komnas HAM untuk permasalahan tanah konsesi di Kota Dumai, Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, Anggota Dewan Amris, pejabat dari SKK Migas, Kemenhut RI dan Komnas HAM RI.



Namun sebelum awak media meninggalkan lokasi Workshop dengan Komnas HAM RI, untuk penyelesaian tanah konsesi di Dumai berbagai pertanyaan seputaran tumbuh suburnya gudang di area tanah konsesi di area PT Chevron Pacific Indonesia, pejabat perusahaan minyak patungan antara Indonesia dan Amerika ini memberikan klarifikasi tentang hal tersebut.



Suandi, Projek Manager Tanah di Dumai dari PT Chevron Pacific Indonesia mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memberikan peringatan kepada masyarakat, memberikan edukasi kepada masyarakat, Chevron secara aktif berkordinasi dengan Pemko Dumai terkait tumbuhnya bangunan di wilayah tanah konsesi.



"Chevron tidak mau beransumsi yeng berlebihan soal gosip-gosip tentang adanya bangunan gudang di lahan konsesi tersebut. Chevron menindaklanjuti data dalam merespon semua keluhan dilapangan," ungkap Indrika, pejabat Humas PT Chevron Pacific Indonesia wialayah operasi Dumai mendampingi Suandi kepada awak media.



Riduwan, salah seorang awak media mengaku kecewa dengan kegiatan workshop Komnas HAM RI untuk permasalahan tanah konsesi di Kota Dumai yang berlangsung tertutup. Padahal kegiatan itu sebatas workshop dan tidak ada yang tertutup untuk publik. "Kami datang ke acara ini atas agenda dari Pemko Dumai," ucapnya sembari meninggalkan lokasi acara.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar