Komisi VIII DPR ke Riau, Desak Polisi Usut Kematian Zikli
Kamis, 09 Februari 2017 12:15 WIB
JAKARTA - Komisi VIII DPR Kamis Ali Taher Parasong bersama dua legislator lainnya Kamis (9/2) melakukan kunjungan spesifik pasca mencuatnya insiden tewasnya bayi berusia 18 bulan bernama M. Zikli, yang dianiaya oleh pengasuh di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Jalan Bukit Rahayu, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
"Kami datang untuk menemui pelakunya, apa motifnya melakukan penganiayaan kepada bayi hingga tewas, " kata Ali Taher di gedung DPR Jakarta, Kamis (8/2) melalui pesan singkatnya.
Polresta Pekanbaru telah menetapkan pemilik sekaligus ketua Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru, LN alias Lili karena bertanggung jawab penuh atas kematian M Zikli. Saat ini Zikli ditahan karena bersikap tidak kooperatif.
Selaku Ketua Komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, Ali menegaskan pihaknya juga meminta agar aparat kepolisian Pekanbaru mengusut tuntas kasus dan memberikan tindakan sesuai hukum yang berlaku.
"Saya meminta aparat kepolisian mengusut secara tuntas semua pihak yang terkait dalam aksi pembunuhan itu. Apa latar belakang pembunuhan tersebut? Harus dibuka secara transparan ke publik, " kata politisi PAN itu.
(wid/wid)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Nasional
Rombongan DPR RI di Pusaran Kasus Korupsi KTP Elektronik
-
Politik
Lukman Edy: Gunakan UU Pemilu Lama, Pemerintah Bisa Buat Gaduh
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror

