• Home
  • Politik
  • Dewan Panggil Hearing Dishub Meranti Demi Tingkatkan PAD

Dewan Panggil Hearing Dishub Meranti Demi Tingkatkan PAD

Selasa, 31 Januari 2017 19:04 WIB
MERANTI - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk melaksanakan hearing, Selasa (31/1/17). 

Pemanggilan hearing tersebut untuk menindaklanjuti hasil yang diperoleh dari kunjungan kerja (Kunker) ke Tanjungpinang, terutama masalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Informasi seperti dikutip goriau, hadir saat hearing, Ketua Komisi B Dedi Putra SHI, anggota Taufiek, Muzakir, Asmawi, Tartib, dan Darsini. Terlihat juga Kadishub Hendra Putra dan anggotanya.

Saat hearing banyak hal dibahas menyangkut PAD. Diantaranya, Dishub diminta mengoptimalkan pendapatan baik dari darat seperti parkir, retribusi pelabuhan, dan penyeberangan air. 

Selama ini, memang belum terasa maksimal retribusi dari beberapa item tersebut. "Di Tanjungpinang, pas pelabuhan dan parkir ada kerjasama dengan pihak ketiga," kata Dedi Putra SHI.

Untuk itulah, dalam hearing tersebut Dishub Kepulauan Meranti disarankan agar segera berkoordinasi dengan Pelindo guna membicarakan masalah kerjasama seperti yang sudah terjalin di Tanjungpinang.

Kemudian, beberapa wakil rakyat yang hadir juga meminta Dishub segera mungkin membicarakan masalah asuransi jiwa bagi warga yang menggunakan transportasi laut. Baik kempang, maupun pompong yang saat ini menjadi transportasi penghubung antar pulau.

"Penyeberangan harus memperhatikan keselamatan penumpang. Harus ada juga petugas yang mengawasi di tiap penyeberangan itu," kata Darsini.

Menanggapi masalah kerjasama pas masuk pelabuhan dan parkir, kata Hendra Putra mereka telah berencana membahasnya dengan Pelindo di Tanjungbalai. 

Kemudian, terkait keselamatan penumpang, diakui Hendra Putra, dalam waktu dekat mereka akan menggelar rapat dengan Jasa Raharja dan pengusaha kempang maupun pompong penyeberangan antar pulau.

"Kita akan rapat dengan Jasa Raharja, dan kawan-kawan dari pengusaha kempang, membahas bagaimana asuransinya," kata Hendra Putra. "Kalau untuk pengelolaan pas masuk dengan parkir, kita akan bicarakan dengan Pelindo Tanjungbalai," ujar Hendra. 

(wal/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar