Tak Manfaatkan Jadwal Kampanye,
KPU Pekanbaru Minta Parpol Buat Laporan
Selasa, 18 Maret 2014 09:55 WIB
PEKANBARU - Panwaslu Kota Pekanbaru mengingatkan kepada seluruh partai politik (Parpol) untuk memberikan laporan bahwa tidak memanfaatkan waktu kampanye yang diberikan. Bahkan itu harus sudah dilakukan tujuh hari sebelum masa kampanye.
Komisioner Panwaslu Pekanbaru Bustami Ramzi kepada wartawan, Selasa (18/3/14) mengatakan, saat ini di Pekanbaru pihaknya belum menerima surat pemberitahuan ada partai melakukan kampanye terbuka.
"Ini hak parpol masing-masing apakah memanfaatkan jadwal yang disepakati atau tidak. Yang jelasnya kita sebagai Panwaslu, mengingatkan hal tersebut kepada masing-masing parpol," sebut Bustami.
Sesuai dengan PKPU 1 tahun 2013 pada pasal 28 disebutkan pengurus parpol sesuai tingkatan, calon anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten-kota serta calon DPD yang tidak menggunakan kesempatan berkampanye baik sebagian atau seluruhnya memberitahukan secara tertulis kepada KPU selambat-lambatnya tujuh hari sebelum masa kampanye.
"Sejauh ini belium ada parpol yang memberikan jadwal kampanye terbuka sebagai tembusan disampaikan kepada Panwaslu. Ini sebenarnya memudahkan pihak pengawasan melakukan pengawasan di lapangan," katanya.
Terkait dengan susunan jadwal kampanye secara umum yang disusun KPU Kota Pekanbaru berdasarkan usulan dari peserta Pemilu, pihaknya menyangkan baru mendapatkan jadwal tersebut pada hari kedua, tepatnya, Senin (17/3) lalu.
"Ini kita sangat sayangkan, setahu kita komisioner lama sudah membuatkan jadwal. Tapi kok baru kita dapatkan hari ini. Padahal menurut ketentun PKPU nomor 1 tahun 2013 tersebut disebutkan 14 hari sebelum masa kampanye berlangsung, susunan jadwal harus sudah ditembuskan ke kita," sesal Bustami.
Namun demikian, pihaknya menyebut akan menyikapi ini secara pleno dengan dua komisioner lainnya untuk melakukan langkah berikutnya.
"Kita cukup memhami tugas berat KPU, apalagi mereka orang baru semua, hanya saja selama ini saya melihat tidak terbangunnya komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait," kritiknya.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

