70 Persen Warga Beting Ketergantungan Lampu Teplok
Minggu, 15 Desember 2013 18:57 WIB
SELATPANJANG - Listrik merupakan saranan terpenting bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun hal itu belum berpihak kepada warga yang berada di Desa Beting, Kabupaten Kepulauan Meranti. Warga disana, saat ini masih ketergantungan dengan lampu teplok sebagai penerangan di waktu malam tiba.
Warga yang berkedudukan di Desa Beting kecamatan Rangsang pesisir, sedikitnya sekitar 70 persen belum mendapatkan penerangan listrik, sehingga mereka masih ketergantungan lampu minyak sebagai sumber penerangan. Tidak heran jika tingkat kemiskinan warga di desa beting masih sangat tinggi dan SDMnya juga masih terbilang rendah. Demikian disampaikan Kepala Desa Beting, Sutarno kemarin siang.
Sutarno mengaku di Desa Beting tidak ada penerangan dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). 30 persen masyarakat menggunakan diesel sebagai penerangan pada saat malam hari, sementara 70 persen masyarakat Desa Beting ini tidak ada merasakan penerangan sama sekali.
"70 persen masih menggunakan lampu teplok. Bagi yang punya diesel sendiri bisa terang rumahnya kalau malam, bagi yang tidak punya, ya bergelaplah tiap malam," kata Sutarno .
Disampaikan Sutarno lagi, dulu sekitar tahun 90an ada bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dari Jerman 5M, dan ini bisa menerangi sebagian rumah penduduk. Celakanya lagi, menurut Sutarno, PLTS tersebut harus berakhir masa operasinya setelah ditembak petir pada tahun 2004 silam.
"Belum sempat kami berswadaya, PLTS nya kesambar petir, hancur," kata Sutarno lagi.
Sementara itu, menurut Sutarno lagi, meski penggunaan lampu teplok masih banyak, namun ketersediaan minyak tanah seringkali mengalami kelangkaan sehingga masyarakat harus menggantinya dengan minyak solar. Dapat diketahui, lampu teplok menggunakan minyak solar tidak lebih terang jika dibandingkan lampu yang menggunakan minyak tanah.
Untuk mengatasi masalah ini, Sutarno mengaku telah membuat program pengadaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) untuk desa, dan telah diajukan ke Pemkab Kepulauan Meranti. (Sawal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

