Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub Riau Tambah Armada Laut
Kamis, 24 Juli 2014 19:59 WIB
PEKANBARU - Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, terutama melalui jalur sungai dan laut, Dinas Perhubungan Provinsi Riau sudah menambah beberapa armada, diantaranya di Jalur lintas Sungai Pakning-Bengkalis, dan lintas penyebrangan Tanjung Buton-Batam.
"Sampai kemarin kita kesana, belum ada lonjakan penumpang yang berarti, namun kita tetap mengantisipasi dengan beberapa penambahan armada, seperti Dumai tanjung Kapal, kita sudah sediakan kapal yang besar sebagai antisipasi lonjakan penumpang," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Adizar, Kamis (24/7/2014).
Jelas Adizar lagi, untuk lintas Sungai Pakning-Bengkalis pihaknya menambah lima kapal yang beroperasi.
"Selain itu kita juga sudah tambah jam operasinya termasuk pola pemberangkatannya, tidak lagi dengan jadwal keberangkatan, tetapi disesuaikan dengan kondisi, begitu kapal sudah penuh bisa langsung berangkat," katanya.
Kemudian untuk lintas penyeberangan tanjung buton menuju batam, pihaknya juga sudah menambah dua kapal, yakni satu langsung dari pelabuhan Tanjung Buton tanjung Balai Karimun dan yang satu lagi dari Buton ke batam," jelasnya.
Sementara untuk Pelabuhan sungai duku, lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan pemantaun kondisinya cukup baik.
"Kita mengecek dari aspek keselamatan penumpang, seperti ketersediaan pelampung, dimana ketersediaan pelampung harus lebih banyak dengan jumlah penumpang, jika penumpangnya ada 100 orang maka pelampung yang harus ada sekitar 110 atau 10 persen dari jumlah penumpang," ujarnya.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

