• Home
  • Sosial
  • Budayawan Minta Gubernur Riau Berbicara Sopan

Budayawan Minta Gubernur Riau Berbicara Sopan

Minggu, 20 April 2014 15:17 WIB

PEKANBARU - Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau Tenas Effendy mengimbau Gubri Annas Maamun untuk berkata dengan arif dan bijaksana.
 
Apalagi sebagai pemimpin Riau, ia berhak mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah dari LAM Riau. Kasus bercarutnya Gubri sedikit banyak akan memberi kesan kurang baik.

Kata-kata kotor yang dilontarkan Gubernur Riau Annas Maamun kepada wartawan juga menjadi perhatian Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Tenas Effendi. Menurutnya, sebagai pemimpin, Annas mestinya arif dan bijak dalam berkata. 

Apalagi sebagai orang nomor satu di Riau, Annas Maamun nantinya berhak mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah. Gelar jabatan yang terus diberikan kepada gubernur terdahulu. 

"Pemimpin itu harus bersikap arif dan bijak. Apa pun dilakukan pemimpin mestinya menjadi contoh bagi masyarakatnya," kata Tenas, Minggu (20/4/14). 

Terkait carutan Annas yang saat ini sudah menyebar dimana-mana -bahkan menjadi olok-olokan di media sosial- menurut Tenas, LAM sudah mendengarnya. Hal itu dinilai jelas memberikan kesan kurang baik. 

Menyinggung soal rencana pemberian gelar Datuk Setia Amanah kepada Annas, Tenas mengaku belum tahu kapan akan direalisasikan. Pemberian gelar, harus melalui musyawarah di LAM secara bersama-sama. Tentunya, penerima gelar juga harus memenuhi peryaratan di antaranya cerminan akhlaknya. 

Namun begitu, Annas menolak mengomentari terlalu jauh soal carutan Annas, apakah bisa mengganjalnya untuk mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah, setelah diberikan kepada Gubernur Riau sebelumnya M Rusli Zainal. 

"Belum ada, masih proses. Kami masih melihat perkembangan. Kriteria semua sama, berlaku kepada gubernur dan bupati dan walikota, tentunya ada persyaratan harus dipenuhi. Yang jelas secara menyeluruh akan dievaluasi," ungkap Tenas lagi.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar