Dirut RSUD: Gedung Bedah Central Dibangun 2015
Selasa, 26 Agustus 2014 09:47 WIB
PEKANBARU - Pihak Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau menyatakan pembangunan gedung bedah central yang kondisinya saat ini terbengkalai akan mulai dikerjakan kembali pada tahun 2015 melalui APBD.
"Gedung Bedah Central dibangun 2015 malalui payung hukum hibah dari Pemerintah Provinsi Riau. Saat ini sedang proses di Jakarta, satu bulan ini mungkin akan selesai," kata Direktur RSUD Arifin Achmad Anwar Bet di Pekanbaru.
Ia menjelaskan, proses tersebut dilakukan oleh Menteri Kesehatan kepada Departemen keuangan RI dengan mengurus surat hibah karena sebelumnya proyek gedung tersebut bersumber dari APBN dan saat ini akan dialihkan kepada Pemprov Riau melalui mekanisme hibah.
Menurut dia, dana APBN tidak akan bisa menyelesaikan proyek tersebut karena hanya bisa memberikan Rp20-40 miliar setahun. Sementara itu, kebutuhan untuk gedung tersebut mencapai Rp161 miliar.
"Kalau dengan APBN gedung itu akan siap selama delapan tahun, sedangkan kebutuhan ini mendesak di Riau," ungkapnya saat baru saja melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Riau membahas APBD 2015.
Ia mengatakan bahwa gedung tersebut berisi ruangan ICU dan ruang bedah. Saat ini, lanjutnya, karena belum adanya gedung itu jadwal operasi bisa mencapai masa tunggu 3-6 bulan.
"Kalau gedung ini selesai, tidak ada lagi yang antre atau bermalam menunggu operasi. Ketika diputuskan operasi, langsung operasi," ucapnya.
Ditambahkannya, jika pembangunan yang telah dimulai sejak 2011 ini tidak dimulai segera, maka rakyat Riau akan semakin menderita.***(ant-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

