Honor K2 tak Lulus CPNS Tuntut Perhatian Gubernur Annas
Jumat, 28 Februari 2014 14:52 WIB
PEKANBARU - Puluhan tenaga honorer Kategori Dua (K2) gelar aksi damai di kantor gubernur, Jumat (28/2).
Mereka minta kepada Gubernur Riau Annas Maamun memperjuangkan nasib mereka, yang sampai saat ini belum kunjung diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Tenaga honorer K2 yang sebagian besar guru tersebut, berharap mantan Bupati Rohil dua periode tersebut dapat merespon. Perjuangan mereka dalam mengabdi selama puluhan tahun bisa jadi pertimbangan.
"Kami berharap Gubernur Riau yang baru dapat memperjuangkan dan pertimbangan pengabdian yang telah dilakukan para tenaga honorer selama ini," kata Sahran Ritonga.
Menurut Sahran, saat ini masih terdapat 4 ribu lebih tenaga honorer yang terkatung-katung nasibnya. Hanya sebagian kecil baru diterima jadi aparatur negara.
Pada aksi damai tersebut, ada empat tuntutan yang disampaikan, pertama tenaga honorer K2 Riau yang tak lulus diangkat jadi CPNS ada yang mengabdi rata-rata di atas 10 tahun.
Kedua, tenaga honorer K2 se Riau rata-rata berumur di atas 45 tahun. Ketiga, Penentuan kelulusan honorer untuk diangkat menjadi CPNS tak dapat diukur dari hasil nilai ujian yang dilaksanakan hanya satu hari.
Sementara menurut Sahran, tak sebanding dengan masa pengabdian honorer yang telah bekerja di atas 10 tahun.
Ke empat, Pemprov dan kabupaten/kota diyakini mampu menggaji seluruh honorer K2 Riau apabila diangkat jadi CPNS.
Perwakilan peserta aksi damai ini diterima Asisten III Hardi Jamaluddin dan Kepala BKD Riau Surya Maulana. (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

