Korban Banjir, Warga Jalan Sei Teras Dumai Alami Gatal-gatal
Senin, 09 Desember 2013 12:42 WIB
DUMAI - Beberapa warga yang menjadi korban banjir di Jalan Sei Teras, Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Barat, Senin (9/12/13) saat ini sudah mengalami atau menederita penyakit gata-gatal akibat air banjir yang kotor tersebut.
Wagiman, seorang warga mengaku kepada riauterkinicom, sudah mulai mengalami gatal-gatal di bagian kakinya. Pasalnya, selama dua hari kakinya terendam banjir yang tingginya selutut orang dewasa. "Sudah mulai gatal-gatal kaki ini mas, kami sudah dua hari berkecimpung dengan iar banjir," ucapnya ditengah-tengah kerumunan warga saat menggelar aksi demo blokir jalan.
Selain terserang penyakit gatal-gatal, warga sekitar Jalan Sei Teras saat ini membutuhkan persediaan air bersih. Sebab, selama dua hari belakangan ini banyak warga mandi tidak menggunakan air bersih. "Kami mandi saja menggunakan air banjir, air hujan sudah habis dan sumur saja terendam banjir, makanya banyak warga terserang penyakit gatal-gatal," ungkap beberapa warga yang mengeluhkan kondisi banjir tersebut.
Sedangkan pihak Kelurahan Ratu Sima, sejauh ini belum menemui warganya yang tetimpa musibah akibat banjir. Ratusan warga kini mengku sangat kecewe tidak adanya tindakan penanggulangan masalah banjir. Warga berteriak sekencang tenaganya, namun upaya perharian pemerintah hingga siang ini tak kujungan ada.
Sesuai informasi yang diterima dan dihimpun riauterkinicom dilapangan, jumlah kawasan yang terendam banjir itu melanda sebanyak 7 RT di Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Barat. Ketinggian air banjir saat ini mencapai diatas lutut orang dewasa. Hingga siang ini warga masih bersiaga di tengah jalan menunggi kehadiran kepala daerah dan pejabat Pemko Dumai.***(had)
Wagiman, seorang warga mengaku kepada riauterkinicom, sudah mulai mengalami gatal-gatal di bagian kakinya. Pasalnya, selama dua hari kakinya terendam banjir yang tingginya selutut orang dewasa. "Sudah mulai gatal-gatal kaki ini mas, kami sudah dua hari berkecimpung dengan iar banjir," ucapnya ditengah-tengah kerumunan warga saat menggelar aksi demo blokir jalan.
Selain terserang penyakit gatal-gatal, warga sekitar Jalan Sei Teras saat ini membutuhkan persediaan air bersih. Sebab, selama dua hari belakangan ini banyak warga mandi tidak menggunakan air bersih. "Kami mandi saja menggunakan air banjir, air hujan sudah habis dan sumur saja terendam banjir, makanya banyak warga terserang penyakit gatal-gatal," ungkap beberapa warga yang mengeluhkan kondisi banjir tersebut.
Sedangkan pihak Kelurahan Ratu Sima, sejauh ini belum menemui warganya yang tetimpa musibah akibat banjir. Ratusan warga kini mengku sangat kecewe tidak adanya tindakan penanggulangan masalah banjir. Warga berteriak sekencang tenaganya, namun upaya perharian pemerintah hingga siang ini tak kujungan ada.
Sesuai informasi yang diterima dan dihimpun riauterkinicom dilapangan, jumlah kawasan yang terendam banjir itu melanda sebanyak 7 RT di Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Barat. Ketinggian air banjir saat ini mencapai diatas lutut orang dewasa. Hingga siang ini warga masih bersiaga di tengah jalan menunggi kehadiran kepala daerah dan pejabat Pemko Dumai.***(had)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

