Latihan Tim Fire Fighter RAPP Bersama Paskhas Resmi Tutup
Selasa, 02 Juni 2015 19:08 WIB
PEKANbARU - Latihan Penyegaran Disiplin Fisik dan Mental bagi Tim Pemadam Kebakaran Hutan (Forest Fire Fighter) PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) resmi ditutup, Senin (1/6), di kawasan Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru.
Setelah dua minggu ditempa oleh tim dari Batalyon Paskhas 462 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, sebanyak 50 orang personil Pemadam tersebut dinyatakan siap diterjunkan guna mencegah dan memadamkan api di lapangan.
Dalam upacara penutupan, bertindak selaku Inspektur Upacara, Regional Manager RAPP, Terisman mengatakan tujuan dilakukannya latihan tersebut untuk menjadikan para personil Fire Fighter menjadi lebih baik dalam hal disiplin, fisik, serta mental ketika bertugas menjaga aset perusahaan di lapangan dari ancaman pengrusakan dan kebakaran hutan.
"Kami berharap dengan latihan ini akan meningkatkan disiplin peserta, sehingga mampu menjadi contoh bagi yang lain, kemudian adanya rasa tanggung jawab, kepedulian, loyalitas serta teamwork dalam mendukung komitmen perusahaan untuk menjaga kawasan dari kebakaran hutan dan lahan," kata Terisman.
Penutupan ditandai dengan pelepasan pita latihan secara simbolis dan penyerahan sertifikat kepada 2 peserta terbaik semasa latihan. Usai upacara, juga dilakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan oleh peserta yang mendapati 2 titik api berkobar yang mulai mengancam pepohonan dan tanaman di seberang danau tersebut.
Sebanyak 14 personil yang terbagi dalam 2 regu langsung turun menuju lokasi dengan menggunakan perahu karet. Tidak membutuhkan waktu lama, para personil terlatih tersebut mampu memadamkan api hanya dalam waktu sekitar 15 menit.
Salah seorang peserta dari Tim Fire Protection RAPP, Dedy Surandi (25) mengatakan pelatihan ini mampu membawa perubahan bagi dirinya pribadi terutama dalam hal disiplin waktu dan fisik. Anak seorang Petani Karet asal Desa Koto Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ini mengaku tertarik menjadi Fire Fighter diawali kekagumannya melihat seragam warna merah dengan tugas yang lebih menantang.
"Awalnya saya melihat orang dengan baju merah itu sangat berwibawa dan tugasnya yang penuh tantangan. Lalu saya kirimkan lamaran melalui internet, dan akhirnya diterima. Latihan dengan Paskhas ini sangat bermanfaat bagi saya, karena sebelumnya juga sudah pernah dengan Angkatan Darat dan Marinir ketika masa menjadi anggota Resimen Mahasiswa di Kampus dulu," ujarnya yang baru 9 bulan bergabung di RAPP.
Demikian halnya, Mahendra Agigta (20) yang juga tertarik dengan warna baju merah mencolok para personil Fire Fighter ini. Mahendra yang bertugas di PT. Gemilang Cipta Nusantara (GCN) ini mengaku ingin mengetahui cara memadamkan kebakaran hutan dan lahan sejak dirinya pernah dilibatkan sewaktu magang di salah satu wilayah operasional RAPP di Baserah, Kuansing.
"Saya ingin tahu bagaimana cara menyelesaikan persoalan karhutla atau asap ini, saya ingin turun langsung. Setelah latihan ini, banyak yang bisa diaplikasikan di lapangan seperti kontrol waktu, dengan waktu yang sangat sedikit kita harus bisa berfikir cerdas dan jernih, jangan sia-siakan waktu," tutur lulusan SMK 1 Pertanian Pasir Penyu, Air Molek, Kabupaten Inderagiri Hulu ini.
Turut hadir dalam upacara penutupan tersebut, Komandan Batalyon 462 Paskhas, Letnan Kolonel PSK Solihin S.IP, jajaran manajemen RAPP, di antaranya Strategic Fire Head, Craig Tribolet, Fire Head, Ian Wevel, Fire and Aviation Manager, Yuneldi, OHS (Occupational Health and Safety) Manager, Rahmat Imam Santosa, Estate Manager Baserah dan Ukui, Jordan Masro dan Effendi Sitorus, para Askep dan tim Fire Fighter RAPP lainnya.
Sebanyak 10 orang pelatih dari Paskhas memberikan berbagai macam materi tentang teknik bertahan hidup (survival) di hutan, seperti navigasi menggunakan kompas, maupun materi mengenai kedisiplinan. Selain itu, materi fisik dan mental yang menjadi dasar bagi setiap personil dalam bertugas.
Pelatihan yang dilaksanakan ketujuh kalinya ini merupakan salah satu wujud komitmen RAPP beserta para mitra perusahaan lainnya dalam memperkuat personil agar lebih unggul, cepat dan berkualitas untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang kapan saja bisa mengancam hutan tanaman industri serta wilayah sekitarnya.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Kapolres Kuansing Apresiasi Kesiapan PT RAPP Cegah Karhutla
-
Lingkungan
Tim Fire Fighter PT RAPP Bantu Padamkan Karhutla 5 Lokasi di Siak
-
Kesehatan
RAPP Kembali Sumbang 100 Ribu Masker Demi Cegah Penyebaran Covid-19
-
Ekbis
RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
-
Lingkungan
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik
-
Pendidikan
Ratusan Siswa SMA/SMK Ikuti Try Out SBMTPN Gelaran PT RAPP

