Masyarakat Minta Pemkab Rohil Perbaiki Masjid Raya di Sinaboi
Kamis, 06 Februari 2014 16:28 WIB
BAGANSIAPIAPI - Pembangunan Masjid raya yang terletak di Kepenghuluan Sungai Bakau Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir kondisinya terbengkalai, karena proses pembangunan dihentikan sejah akhir tahun lalu.
Melihat kondisi terbengkalainya rumah ibadah kamu muslim itu, sejumlah masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui instansi terkait untuk kembali memperbaiki dengan cara melanjutkan pembangunannya.
Dari Pantaua wartawan ini, terlihat kiri dan kanan hingga bagian dalam Masjid Raya tersebut sudah banyak yang bolong-bolong. Sehingga kondisinya sudah tidak bagus dan terkesan pembangunannya asal jadi alias amburadul.
"Seperti kita ketahui bagian halaman masjid tersebut sudah di penuhi rumput-rumput belukar. Bagian dalam masjid sudah bocor-bocor. Belum lagi dinding-dinding masjid sudah mengalami retak-retak," ungkap Amir, Kamis (6/2/14).
Dia menjelaskan, kalau tidak salah Masid Raya yang berada di kepenghuluan Sungai Bakau Kecamatan Sinaboi sudah lama di kerjakan. Bahkan pekerjaan Masjid trsebut tidak selesai-selesai dikerjakan. sampai-sampai masjid Raya tersebut terbengkalai.
"Untuk itu, saya mewakili masyarakat Kecamatan Sinaboi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melalui Dinas terkait agar dapat melanjutkan pekerjaan Masjid Raya yang berada di Kepenghuluan Sungai Bakau," pintanya.
Amir mengaku tidak tahu persis kenapa pekerjaan masjid raya yang berada di kepenghuluan Sungai Bakau ini di hentikan. Sehingga masjid Raya ini terlihat sudah terbengkalai dan tidak layak untuk digunakan untuk sholat berjamaah.
Senada yang di ungkapkan warga Sinaboi lain. Laila (42) mengatakan, pada tahun anggaran 2014 ini, warga Sinaboi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melalui Dinas yang terkait seperti Dinas Cipta Karya (CK) dapat mealokasikan anggaran pembangunan Masjid Raya , yang saat ini sedang terbengkalai.
"Hampir dua tahun lamanya masyarakat Kecamatan Sinaboi mendambakan Masjid tersebut. Kini Masjid itu sendiri tidak dapat di gunakan. Lihat saja, bagian luar maupun bagian dalam masjid sudah lobong-lobang semuanya. Belum lagi, pinggir masjid dan lantai masjid, kini sudah retak-retak," ujarnya. (Jarmain)
Melihat kondisi terbengkalainya rumah ibadah kamu muslim itu, sejumlah masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui instansi terkait untuk kembali memperbaiki dengan cara melanjutkan pembangunannya.
Dari Pantaua wartawan ini, terlihat kiri dan kanan hingga bagian dalam Masjid Raya tersebut sudah banyak yang bolong-bolong. Sehingga kondisinya sudah tidak bagus dan terkesan pembangunannya asal jadi alias amburadul.
"Seperti kita ketahui bagian halaman masjid tersebut sudah di penuhi rumput-rumput belukar. Bagian dalam masjid sudah bocor-bocor. Belum lagi dinding-dinding masjid sudah mengalami retak-retak," ungkap Amir, Kamis (6/2/14).
Dia menjelaskan, kalau tidak salah Masid Raya yang berada di kepenghuluan Sungai Bakau Kecamatan Sinaboi sudah lama di kerjakan. Bahkan pekerjaan Masjid trsebut tidak selesai-selesai dikerjakan. sampai-sampai masjid Raya tersebut terbengkalai.
"Untuk itu, saya mewakili masyarakat Kecamatan Sinaboi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melalui Dinas terkait agar dapat melanjutkan pekerjaan Masjid Raya yang berada di Kepenghuluan Sungai Bakau," pintanya.
Amir mengaku tidak tahu persis kenapa pekerjaan masjid raya yang berada di kepenghuluan Sungai Bakau ini di hentikan. Sehingga masjid Raya ini terlihat sudah terbengkalai dan tidak layak untuk digunakan untuk sholat berjamaah.
Senada yang di ungkapkan warga Sinaboi lain. Laila (42) mengatakan, pada tahun anggaran 2014 ini, warga Sinaboi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, melalui Dinas yang terkait seperti Dinas Cipta Karya (CK) dapat mealokasikan anggaran pembangunan Masjid Raya , yang saat ini sedang terbengkalai.
"Hampir dua tahun lamanya masyarakat Kecamatan Sinaboi mendambakan Masjid tersebut. Kini Masjid itu sendiri tidak dapat di gunakan. Lihat saja, bagian luar maupun bagian dalam masjid sudah lobong-lobang semuanya. Belum lagi, pinggir masjid dan lantai masjid, kini sudah retak-retak," ujarnya. (Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

