Operasional PDAM Tanjung Samak Kurang Maksimal Akibat Anggaran Berkurang
Sabtu, 14 November 2015 18:18 WIB
MERANTI - Belum maksimalnya operasional UPT PDAM Tanjung Samak berkaitan dengan berkurangnya mata anggaran di tahun 2015 ini. Demikian penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti, H Ardhahni, akhir pekan ini.
"Kita mengakui terpaksa dilakukan pengurangan jam opersional, untuk bisa menyuplai air bersih bagi masyarakat. Kalau saat ini jam operasionalnya hanya berlangsung 1,5 jam/ hari, setidaknya sudah bisa menutupi kebutuhan air bersih buat keluarga," kata Ardhahni.
Ardhahni mengatakan, program tahun 2016 akan meningkatkan jam operasional PDAM tersebut. kalau saat ini hanya bisa beroperasi pada pagi hari saja, maka setidaknya tahun mendatang jam opersional itu juga akan dilakukan pada sore hari.
"Selain itu, kita juga akan berusaha menambah kapasitas mesin, sehingga bisa lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati air bersih tersebut,"kata dia. Diakuinya juga kalau saat ini distribusi PDAM itu baru bisa menjangkau desa-desa sekitar saja, dan ke depan akan diperluas kepada desa-desa lainnya.
Hanya saja menurut Kadis ini, untuk jaringan pipa baru dibutuhkan investasi yang cukup besar. Sehingga bisa menambah volume air untuk didistribusikan kepada masyarakat. Juga pemasangan pipanisasi untuk rumah-rumah.
"Ini butuh biaya besar dan butuh waktu untuk melakukan pemasangan tersebut. Namun program pemerintah untuk memberikan kemudahan mendapatkan air bersih tersebut akan terus menjadi prioritas dalam mengatasi kesulitan air bersih di Tanjung Samak,"katanya.
Camat Rangsang Mulyadi, mengatakan terkait kehadiran UPT PDAM Tanjung Samak tersebut mengatakan, masyarakat Tanjung Samak sangat bersyukur atas beroperasinya kembali PDAM itu. Sehingga setidaknya kebutuhan air bersih sudah bisa didapatkan, walaupun belum bisa beroperasi maksimal.
Waktu satu setengah jam setiap hari, setidaknya sudah cukup memenuhi kebutuhan air bersih untuk rumah tangga. Seperti mencuci dan mandi. Dan untuk kebutuhan air yang banyak tentu saja harus mengharapkan turun hujan.
Hanya saja kata Mulyadi, masyarakat desa lainnya di luar Tanjung Samak juga sangat berharap agar mulai tahun depan mereka turut menikmati air bersih dari PDAM itu. "Artinya kalau sejauh ini distribusi air bersih itu baru bisa menjangkau 3 desa, tahun depan diharapkan bisa bertambah," sebut Mulyadi.
(rdk/rmc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

