• Home
  • Sosial
  • Sekda Kepulauan Meranti Hadiri Malam Puncak Hari Pers Nasional 2015

Sekda Kepulauan Meranti Hadiri Malam Puncak Hari Pers Nasional 2015

Senin, 08 Juni 2015 13:32 WIB
MERANTI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar acara malam puncak sempena peringatan hari pers nasional tahun 2015 Minggu (7/6/2015) malam.

Acara yang dibaluti dengan konsep malam hiburan rakyat tersebut di hiasi dengan kemeriahan yang bertaburan sinaran lampu  dan diiringi dengan alunan musik tradisional kreasi sanggar Batin Galang dan Kemas.

Dalam acara tesebut disi dengan penampilan pimpinan redaksi harian Meranti Express,Taufik Hidayat alias atan lasak yang menyanyikan lagu " matinya seorang wartawan"  yang bertugas dalam peliputan dan pembacaan nominasi pemenang lomba foto dan karya tulis jurnalistik.

Pada malam itu juga PWI Kepulauan Meranti memberikan penghargaan kepada wartawan senior dan anggota PWI pertama di Kabupaten termuda di propinsi Riau tersebut Togar Simanjuntak yang usianya sudah memasuki 73 tahun. 

Togar merupakan salah satu wartawan yang ikut mencatat sejarah perjuangan Riau sejak menjadi wartawan di Riau tahun 1970. Bertugas di Harian Sinar Pagi, Harian Angkatan Bersenjata, dan terakhir di Detektif Spionase.

 Acara tersebut dihadiri Sekjen PWI Propinsi Riau, Eka Putra Nazir, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Riau Abdul Hakim, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Drs H. Iqaruddin, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kepulauan Meranti, Ketua PWI Kepulauan Meranti,Ahmad Yuliar, dan anggota organisasi wartawan lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Iqaruddin MSi mengingatkan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di  Kepulauan Meranti agar tidak alergi dengan wartawan. 

Demikian disampaikan Iqaruddin saat mewakili Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi saat menghadiri malam puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Taman Cikpuan Selatpanjang.
"SKPD jangan alergi sama wartawan, karena banyak kritikan mereka yang bisa dan harus kita benahi," ujar Iqaruddin.

Iqaruddin juga mengungkapkan sebenarnya wartawan yang benar-benar menjalankan profesi sangat menguntungkan Pemerintah daerah.Kemudian,dan dari beberapa hasil foto yang dimenangkan dalam perlombaan foto yang dipajang malam itu,menurut Iqar itu sangat ada nilai sosialnya. Ia juga sempat menyayangkan beberapa dinas terkait tidak terlihat hadir dalam puncak HPN itu.

"Foto-foto tadi sangat bagus untuk ditanggapi, sayangnya dinas terkait tidak hadir. Seperti sagu, dan ada sekolah di Meranti seperti sekolah laskar pelangi yang berlantaikan tanah dan beratapkan daun rumbia.Terkadang dinas terkait selalu menghindar ketika dikonfirmasi, dan saya sangat yakin dengan profesi wartawan yang berada dibawah lingkup organisasi PWI,kalaupun ada yang mengintrogasi,itu adalah oknum," ujar Sekda.

Sekjen PWI Propinsi Riau,Eka Putra Nazir sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PWI Kepulauan Meranti,menurutnya ini perlu diagendakan setiap tahunnya.

"Saya pikir PWI Kepulauan Meranti sangat berani dalam menggelar peringatan HPN yang baru pertama kali diadakan, ini merupakan sebuah wujud pendekatan insan pers dengan masyarakat, karena sebenarnya tugas seorang jurnalistik adalah untuk kepentingan masyarakat itu sendiri nantinya," kata Eka.

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar