• Home
  • Sosial
  • Status RSUD Selatpanjang Menuju D dari C

Status RSUD Selatpanjang Menuju D dari C

Rabu, 16 April 2014 12:45 WIB

SELATPANJANG - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Viviyanti berharap RSUD Meranti pada tahun 2015 statusnya bisa meningkat dari C menjadi D. 

Saat ini kata dia, RSUD ini sedang menjalani proses penilaian untuk peningkatan status atau type rumah sakit. Pada tahun 2014 ini penilaian sudah masuk tahab 3 dan tahab 4. 

Penilaian yang mencakup seluruh aspek pelaksanaan kegiatan pelayanan, dan juga ketersediaan peralatan dan para medis itu sendiri. Peningkatan status rumah sakit kata Vivi, dinilai cukup penting dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara prima bagi masyarakat. 

Pihaknya juga saat ini dalam persiapan menghadapi penilaian, maka dari itu terus berbenah diri dan meningkatkan pelayanan, termasuk  penataan dalam berbagai bidang, dan mencukupkan peralatan yang dibutuhkan dalam pengoperasian sebuah RSUD.

Vivi mengaku bahwa RSUD ini sudah banyak kemajuan yang dicapai sejak dua tahun terakhir ini. Baik mengenai perubahan ruangan yang  dibutuhkan, termasuk penambahan ruangan lainnya untuk melakukan berbagai keperluan tindakan medis. 

Selain itu lanjutnya lagi, rumah sakit itu juga berupaya meningkatkan peralatan kesehatan, seperti alat laboratorium maupun peralatan teknis yang dibutuhkan. Termasuk kecukupan  para dokter spesialis untuk dapat menangani tindakan terhadap  berbagai penyakit yang diderita pasien.

“Kita terus mengupayakan kelengkapan berbagai kekurangan yang masih ada saat ini.  Dengan demikian tim yang akan melakukan penilaian tersebut, dapat merekomendasikan bahwa rumah sakit kita ini sudah layak mendapat peningkatan status,” sebut Vivi. 

Senyum Perawat Harus Ditingkatkan

Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti untuk melatih meningkatkan senyum perawat saat bertugas. 

Irwan melihat sejauh ini senyum perawat masih terkesan terpaksa ketika melayani pasien atau keluarga pasien. Pernyataan itu dilontarkan Irwan ketika ditemui usai meninjau sejumlah ruangan di RSUD Kepulauan Meranti yang terletak di Jalan Dorak Selatpanjang itu beberapa waktu lalu. 

"Kalau bisa perawat itu harus dilatihkan lagi senyumnya. Saya lihat senyum mereka terkesan terpaksa," kata Irwan kepada wartawan. Namun, Kata Irwan lagi, secara keseluruhan RSUD Kepulauan Meranti sudah maksimal untuk pelayanan setingkat kabupaten. 

Gedung RSUD terlalu besar untuk menangani masyarakat kabupaten, untuk itu juga orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu menyarankan agar pihak RSUD mendirikan perguruan tinggi di bidang keperawatan atau kebidanan yang memanfaatkan ruangan di RSUD, sehingga putra/i Meranti bisa kuliah tanpa harus ke Pekanbaru atau tempat lain. 

"Gedung kita besar, masih banyak ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk tempat perkuliahan. Kita harap RSUD jalin kerjasama dengan perguruan tinggi lain agar putra/i kita bisa menuntut ilmu di sini tanpa harus ke tempat lain," tambah Irwan lagi. 

Sementara itu, Kasubbag TU RSUD Mus Mulyadi, yang kebetulan juga hadir pada saat itu mengatakan, siap untuk menindaklanjuti saran dari Irwan. Baik itu melatih perawat maupun rencana pendirian perguruan tinggi keperawatan.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar