Tolak Harga BBM Naik, Mahasiswa UR Sandera Truk Tangki dan Bakar Ban
Jumat, 05 September 2014 13:51 WIB
PEKANBARU - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (UR) melakukan aksi rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan pintu masuk kampus mereka, di Jalan Soebrantas Panam, Jumat (5/9/14).
Aksi tersebut sempat memacetkan Jalan Soebrantas, sebab mahasiswa memarkirkan mobil pick up yang membawa sound system, membakar ban-ban bekas di tengah jalan. Bahkan di ruas jalan seberang aksi tersebut, mahasiswa sempat menyandera 2 unit mobil pengangkut truk pengangkut BBM.
Kemacetan jalan Soebrantas semakin parah. Sebab, tidak hanya menyandera 2 mobil truk BBM, mahasiswa juga menghadang sebuah mobil dinas karena sang supir berupaya menabrak kerumunan mahasiswa. Untung saja seorang berpakaian TNI AD mencegah sang supir untuk dikeroyok.
Sementara itu, dalam orasinya Koordinator Lapangan (Karlap) Aksi yang juga Mensospol BEM UR Suyeni menyebutkan, rencana kenaikan BBM akan dilakukan oleh presiden terlipih Joko Widodo adalah betuk pengkhianatan terhadap rakyat.
"Oleh sebab itu kami dari Universitas Riaua menolak rencana kenaikan BBM yang dapat menyengsarakan rakyat,’’ tukasnya. Hingga berita ini diturunkan aksi para mahasiswa ini masih berlangsung.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

