Wabup Belajar Kerukunan dan Toleransi Beragama ke NTT
Senin, 02 Desember 2013 19:08 WIB
SIAK - Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Senin (2/12/13) menghadiri kegiatan studi banding yang dilaksanakan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupeten Siak di Kupang- Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kegiatan tersebut diberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap FKUB Kupang dengan berjalannya kerukunan antar umat beragama, dan dapat dijadikan contoh dalam kerukunan dan toleransi yang amat tinggi dalam beragama di Kabupaten Siak khususnya.
Dikatakan Wabup Siak Alfedri, bahwa walaupun di Siak umat beragama sangat kondusif dalam menjalankan ibadahnya masing-masing dan tetap rukun dan damai, kedepan harus lebih damai lagi dan dapat mengambil pembelajaran bernilai fositif untuk kerukunan beragama.
Wabup mengatakan bahwa di Siak sendiri ada 29 suku bangsa di Indonesia yang terdapat di 14 Kecamatan di Kabupaten Siak, dan sangat aman dan kondusif dalam menjalin kerukunan antar umat bergama. "Di Siak sendiri cukup banyak suku bangsa dan kondisinya cukup rukun dalam menjalankan ibadah agama mereka masing-masing," ujang Alfedri.
wabup juga menambahkan bahwa, Kabupaten Siak yang meiliki penduduk berkisar 450 ribu jiwa, dengan pertumbuhan penduduk saat ini 4 % pertahunnya. hendaknya dengan kegiatan FKUB ini dapat menambah pengalaman dan share segala permaslahan yang dhadapi di masyarakat serta dapat menjalin hubungan yang baik dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan itu juga Asst. Pemerintahan Kota Kupang yakni Yos Pera Beka mengatakan bahwa " kami menyambut baik kunjungan ini sebagai tamu FKUB. karena kota kami memiliki Motto " Kota Kasih " dimana, kami sangat senang dengan kegiatan ini selain menambah pengalaman juga dapat memerbikan masukan dan share permalsahan positif juga," ungkapnya.
Ditambahkan Yose bahwa Kupang yang saat ini memiliki penduduk 500 ribu jiwa memiliki berbagai masyarakat yang heterogen juga memiliki berbagai suku yang ada d Indonesia bermukim dsini.
"Kami merasa bangga atas kunjungan ini, karena kota kami dijadikan sebagai percontohan kerukunan umat beragama di indonesia, karena masy kami sangat cinta damai, memiliki toleransi yang tinggi dalam masy dan kami menjaga komunikasi yang baik itu selama ini," tutur Yose. (hms)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

