Dialog Lintas Agama
Walikota Pekanbaru Berharap Semakin Harmonis
Selasa, 06 Januari 2015 12:44 WIB
PEKANBARU : Walikota Pekanbaru Firdaus membuka dialog lintas agama. Kepada seluruh komponen yang hadir diharapkan terus meningkatkan keharmonisan dan kekompakan demi suksesinya kerukunan umat beragama.
Kegiatan itu bertujuan untuk menguatkan kerukunan masyarakat kota Pekanbaru menuju kota Metropolitan yang Madani di Aula gedung Majelis Dakwah Islamiyah (MDI)kota Pekanbaru, Selasa (06/01/2015).
Dalam dialog tersebut Walikota Pekanbaru, Firdaus menjelaskan tentang visi misi kota Pekanbaru menjadi kota yang Metropolitan dan Madani kepada seluruh peserta dialog.
"Kota Metropolitan adalah kota yang memiliki bangunan megah, teknologi canggih untuk menunjang kebutuhan-kebutuhan masyarakat sehari hari, sedangkan Masyarakat Madani adalah masyarakat yang taat akan agamanya, saling tolong menolong antar umat beragama," jelas Firdaus.
Untuk itu, mari satukan persepsi dan tekat setiap masyarakat untuk mewujudkan visi misi Pekanbaru menjadi kota Metropolitan yang Madani.
"Kehadiran bapak-ibu disini untuk berdiskusi, sangatlah penting, karena dengan mengenai konsep dasar Metropolitan yang Madani dapat di terapkan kepada masyarakat luas nantinya," paparnya.
Perlu diketahui, berdasarkan survei dari konsultan Amerika Serikat (USA) kota Pekanbaru sangat berpotensi menjadi kota tujuan Investasi terbaik se Indonesia.
"Maka dari itu mari kita siapkan infrastruktrunya, Sumber daya Manusianya sehingga tidak kalah saing dari perkembangan zaman," singkatnya.
(dan/dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

