3 Koperasi di Rohul Terancam Tutup Karena Bermasalah
Minggu, 19 Januari 2014 20:51 WIB
ROKAN HULU - Sekitar 43 unit dari 305 koperasi di Kabupaten Rokan Hulu masih bermasalah. Tiga di antaranya terancam ditutup alias diblacklist karena tidak menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) secara rutin.
"Koperasi bermasalah ini karena tidak melakukan RAT dan tidak aktif. Hal lain, ada usaha tapi pengurus tidak peduli dengan anggotanya," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Rohul Zulkarnain, melalui Kabid Koperasi Suryanto SP, Ahad (19/1/14).
Suryanto mengungkapkan tiga koperasi yang terancam diblacklist yakni Koperasi Persada Bunda Aliantan karena tidak ada aktivitas, KUD Karya Perdana Tambusai Utara yang bermitra dengan PT Torus Ganda, dan ketiga Koperasi Perkebunan Rakyat Tambusai Timur (Kopertim) yang bermitra dengan PT Togos Gopas Tambusai.
"Tiga koperasi ini tidak peduli dengan anggotanya sehingga menyebabkan konflik," jelas Suryanto dan mengakui jika sebenarnya semua koperasi bermasalah, minimal ada anggota yang menunggak.
Selain itu, tambah Suryanto, Kopertim juga perlu pembinaan. Koperasi yang kabarnya dipimpin Basri Lubis merupakan Caleg DPR RI dari Partai Gerindra itu belum berganti kepengurusan sampai saat ini.
Apalagi, kini Basri Lubis sedang bermasalah dengan hukum terkait kasus dugaan penggelapan dana PIR milik Kelompok Tani Siaga Makmur Tambusai Timur sekitar Rp7,2 miliar. Sama dengan kepengurusan Kelompok Tani Siaga Makmur, Basri seperti "Ketua Abadi" karena tidak pernah diganti.
"Kami mengimbau koperasi ini menggelar rapat koordinasi dengan mengundang Dinas Koperasi Kabupaten dan Provinsi, atau dari Kementerian Koperasi," harap Suryanto.
Kabid Koperasi Diskoperindag Rohul itu menambahkan, pada 2014, rencananya dinasnya akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) di 16 kecamatan. Raker tersebut merupakan kesempatan bagi dinas untuk melakukan pembinaan terhadap semua koperasi.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

