PLN Rayon Inhu Segera Gelar Sosialisasi Pulsa Listrik
Selasa, 29 Desember 2015 20:04 WIB
RENGAT - Pihak Perusahaan Listrik Negara Rayon Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau akan segera mensosialisasikan pemakaian daya menggunakan pulsa listrik.
"Kami akan membuat spanduk, iklan dan program sosialisasi hingga ke tengah masyarakat," kata Manager PLN Rayon Indragiri Hulu Armunanto di Rengat, Selasa.
Ia mengatakan, selama ini pelanggan masih banyak memakai kilometer di rumah maupun ruko, ini dinilai sebagai salah satu penyebab lambatnya pelanggan melunasi Kwh yang terpakai, pembayaran rekening listrik tinggi membuat masyarakat merasa kesulitan melunasi setiap bulan yang berakibat tunggakan mencapai miliaran rupiah setiap bulan.
Pelanggan untuk beralih ke pulsa listrik masih banyak enggan karena yang belum memahami sepenuhnya manfaat dan bahkan juga ragu terkait jumlah pulsa yang dibelikan di kantor atau konter jualan pulsa terdekat hingga bertahan dengan sistem kilometer.
"Ini harus diberikan pemahaman secara baik begitu besarnya manfaat memakai pulsa," sebutnya.
Dicontohkannya, jika pelanggan membeli pulsa litrik dikonter jualan dengan nilai Rp100.000 maka ada nomor angka yang harus dimasukkan pada meteran rumah, setelah itu muncul bukan harga seratus ribu, hal ini memicu keraguan warga mengantikan kilometer dengan sistim pulsa.
Pelanggan akan melihat jumlah Kwh yang dibeli dari nilai Rp100.000 itu yang muncul di meteran, bukan nilai uang yang membelinya dan dikurangi biaya lainnya sesuai aturan.
Sejumlah keluhan pelanggan tersebut akan diberikan jawabannya, sehingga diharapkan edepan pelanggan akan beralih ke pulsa listrik, dampak positipnya dirumah tidak akan terjadi pemutusan oleh pihak PLN akibat dari tidak dibayar rekkening listrik jika memakai kilometer.
"Kami apresiasi tinggi atas saran dan masukan yang disampaikan pelanggan tersebut," ucapnya.
Maneger PLN juga menyebutkan, adanya mati lampu akhir - akhir ini karena ada proses perbaikan fasilitas listrik, karena di tahun 2016 diperkirakan krisis daya akan dapat diatasi dengan berdiri dan beroperasinya PLTMG baru di Kacamatan Lirik untuk 10 MW.
"Pasukan listrik kedepan akan surplus karena itu juag ada pendaftaran pelanggan baru," terangnya.
Armunanto menjelaskan, setiap ada investor masuk ke suatu daerah maka pihak pemilik modal melihat sejauhmana ketersediaan arus listrik agar tidak menghambat operasional perusahaan setelah dibangun.
(rdk/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
PLN Kejar Target 1.434 Sertifikasi Tanah di Riau
-
Ekbis
Menteri BUMN Bangga PLN Jaga Pasokan Listrik di Blok Rokan
-
Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Blok Rokan dan Sapa Pekerja
-
Advertorial
PLN Buka Hotline Center Penanganan Keluhan Tagihan Listrik
-
Sosial
Lindungi Petugas dari Corona, PLN Tidak Lakukan Pengecekan Meteran Listrik
-
Ekbis
Tanggapan PLN Dumai Soal Keluhan Pelanggan Terkait Tagihan PJJ

