Pemkab Siak Segera Tuntaskan Persoalan Listrik Bagi Warga Kurang Mampu
Selasa, 04 Juli 2017 20:23 WIB
SIAK - Sebanyak 2241 kepala keluarga se Kabupaten Siak belum menikmati penerangan listrik.Guna mengatasi persoalan tersebur,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk mencari solusi.
Data tersebut berdasarkan dari laporan para camat se Kabupaten Siak, terkait jumlah masyarakat Kabupaten Siak yang belum menikmati listrik.
Tntunya data ini menjadi perhatian pemerintah daerah kabupaten Siak dalam menuntaskan persoalan listrik di Kabupaten Siak.
"Listrik ini merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap masyarakat di negri ini, tentunya sebagai pimpinan daerah dirinya berkewajiban untuk menuntaskan persoalan listrik ini," ujar Bupati Siak Syamsuar saat membuka rapat tentang pendataan listrik bagi warga kurang mampu, di ruang Zamrud Room kompleks perumahan Bupati Siak, Selasa (4/7/17).
Syamsuar menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke kota Bandung beberapa waktu lalu. Dia mengaku sangat tertarik dengan program yang dilakukan oleh panglima TNI Gatot Sumantio dalam rangka membantu masyarakat miskin yang belum menikmati listrik di pelosok desa yang ada di Jawa Barat.
Listrik yang dinikmati oleh warga tersebut tenaganya bukan berasal dari listrik melainkan dari batrai. Satu kali cas batrainya dapat bertahan selama dua minggu.
Selain biaya murah juga sangat mudah untuk dipasang disetiap rumah warga. Alat yang dipasang disetiap rumah warga tersebut merupakan penemuan terbaru yang diciptakan salah seorang warga bandung yang berama pak ujang.
"Melalui alat listrik yang ramah ini berdana diperkenalkan oleh Panglima dalam programnya membatu masyarakat tidak mampu yang belum menikmati listrik," ungkapnya.
Program inilah yang sangat menginspirasi dirinya, dan ia berharap melalui dialog yang dibangun bersama danrem beberapa waktu lalu.
Syamsuar menginginkan program tersebut dapat diterapkan di Kabupaten Siak meskipun karakter masyarakat siak berbeda-beda.Untuk mewujudkan program tersebut dibutuhkan data yang valid berapa jumlah masyarakat yang betul-betul belum menikmati aliran listrik.
"Makanya saya mengumpulkan para camat dan dinas terkait serta para babinsa Se-kabupaten siak untuk duduk bersama dan memberikan data berapa jumlah warga yang sesungguhnya belum menikmati listrik," paparnya.
Komitmen pemerintah Kabupaten Siak dalam menyelesaikan persoalan listrik ini dibuktikan semasa kepemimpinannya di tahun 2011 sampai dengan tahun 2016 priode pertama terbukti pemkab siak telah membantu PLN lebih dari 200 Milyar.
Sementara itu Dandim 303 Wirabima Bengkalis Rizal Faizal Helmi mengharapkan data warga yang dibantu harus singkron, baru kita datangkan alat tersebut, dan dalam pengerjaannya libatkan Babinkantibmas, kecamatan dan penghulu untuk memasang alat tersebut.
Rizal menambahkan kebutuhan listrik di negri kita ini cukub besar ada 30 juta masyarakat Indonesia yang belum menikmati listrik, oleh karena itu dirinya mengapresiasi pemerintah Kabupaten Siak yang akan menerapkan program ini.
Karena program yang dilakukan oleh panglima cukup bagus dan berhasil, masyarakat yang mendapatkan bantuan sangat bersyukur karena berpuluh-puluh tahun hidup didalam kegelapan.
(arf/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
PLN Kejar Target 1.434 Sertifikasi Tanah di Riau
-
Ekbis
Menteri BUMN Bangga PLN Jaga Pasokan Listrik di Blok Rokan
-
Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Blok Rokan dan Sapa Pekerja
-
Advertorial
PLN Buka Hotline Center Penanganan Keluhan Tagihan Listrik
-
Sosial
Lindungi Petugas dari Corona, PLN Tidak Lakukan Pengecekan Meteran Listrik
-
Ekbis
Tanggapan PLN Dumai Soal Keluhan Pelanggan Terkait Tagihan PJJ

