Peningkatan Ekspor Dorong Kenaikan Harga TBS Kelapa Sawit di Riau
Go Riau Kamis, 05 September 2019 14:36 WIB
PEKANBARU - Kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau pada periode ini terjadi karena didorong adanya kenaikan permintaan ekspor.
"Pekan ini ekspor crude palm oil (CPO) meningkat. Makanya harga TBS kelapa sawit terkerek naik," kata Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Tengku Neni Mega Ayu di Pekanbaru, Kamis (5/9/2019).
Kondisi baik ini, kata Tengku, juga didorong oleh sentimen positif dari kebijakan penyerapan biodiesel di Indonesia. Di mana, hal tersebut berhasil meredam sentimen negatif dari Uni Eropa yang telah menerapkan bea masuk terhadap produk CPO asal Indonesia dengan tarif antara 8 persen - 18 persen.
"Sentimen tambahan bagi CPO juga datang dari pergerakan ringgit Malaysia. Saat ini, kurs ringgit sedang tertekan sehingga membantu penguatan harga CPO yang perdagangannya menggunakan ringgit," tuturnya.
Untuk diketahui, harga TBS kelapa sawit di Riau, pada periode 4-10 September 2019, mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp47,95 per kilogram (Kg). Sedangkan, harga CPO pekan ini sebesar Rp7.195,42 dan harga kernel Rp4.041,52.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
Kementan Matangkan Hilirisasi Oleokimia untuk Dongkrak Nilai Ekspor Nasional
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Ekbis
Dongkrak Nilai Tambah Komoditas Minyak Sawit, Apical Terus Kembangkan Bisnis Hilirisasi
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Sosial
PT Brondolan Indo Jaya Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
-
Lingkungan
Minyak CPO Milik PT Kreasijaya Adhikarya Tumpah ke Laut Dumai

