Penjabat Bupati Meranti Janji Bantu Faisilitasi Pelaku UKM Dapat Pimjaman Bank
Rabu, 21 Oktober 2015 09:05 WIB
MERANTI - Pengusaha di Meranti kesulitan mendapat pinjaman dengan bunga ringan, sehingga tak jarang mereka terpaksa memakai jasa rentenir dengan dalih koperasi yang menetapkan bunga tinggi hingga 20 persen, akibatnya usaha bukannya berkembang justru pelaku UKM dan UMKM itu terjebak dalam praktek "Koperasi Tuyul" yang tak ada habisnya.
Permasalahan yang dihadapi oleh UKM dan UMKM ini dikarenakan tidak jalannya Unit Koperasi Simpan Pinjam khususnya dipedesaan dan juga kurangnya pemahaman dari pelaku usaha untuk mendapatkan kredit ringan di Bank.
Demikian curhat yang disampaikan oleh para pelaku UKM dan UMKM salah satunya Sukamto dari Koperasi Puja Kesuma Sejahtera Rangsang Pesisir, kepada Pj. Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Edy Kusdarwanto dalam acara pertemuan antar pengelola Koperasi Se-Kabupaten Kepulauan Meranti yang dirancang oleh Dinas Perindag, Koperasi dan UKM Kabupaten Meranti di Aula Kantor Bupati, Selasa (20/10).
Menyikapi hal tersebut Pj. Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, didampingi Kadisperindag, Koperasi dan UKM, Drs. Syamsuar, mengaku paham kesulitan yang dihadapi oleh para pelaku usaha dna berjanji akan memfasilitasi antara pelaku usaha dengan Bank untuk mendapatkan kredit ringan, salah satu Bank yang akan diajak bekerjasama yakni Bank Riau.
Dipilihnya Bank Riau untuk menyalurkan kredit ringan kepada pelaku UKM karena sebagai Bank Daerah yang menghimpun uang Pemda diharapkan dapat melakukan ekspansi kredit ringan dalam membantu meningkatkan ekonomi rakyat. "Terkait kredit dengan bunga ringan akan diupayakan dengan memfasilitasi melalui Bank Riau," ujar Edy.
Meski begitu, untuk lebih memudahkan simpan pinjam dalam mengembangkan usaha Pj. Bupati berharap Koperasi Simpan pinjam yang ada di Kabupaten Meranti yang tersebar hingga ke pedesaan dapat menjalankan fungsinya dalam membantu anggota, bukan saja memberikan kemudahan pinjaman tapi juga dapat mensejahterakan anggota melalui keuntungan.
"Kepada anggota koperasi jangan hanya mau meminjam saja tapi juga menyimpan uang di koperasi," ajak Edy.
Saat ini, jumlah koperasi aktif yang ada di Kabupaten Meranti berjumlah 112 Koperasi, jika saja sebagian besar koperasi yang ada dapat memanfaatkan potensi daerah yakni mengembangkan usaha Sagu diyakini akan meraih keuntungan dan mampu mensejahterakan anggotanya.
Pada kesempatan itu Pj. Bupati juga berkeinginan untuk membentuk koperasi yang dikelola oleh masyarakat yang bergerak dibidang budidaya Sagu, untuk mendukungnya Bupati akan mencoba mencari lahan melalui Dinas Kehutanan Meranti dan meloby ke Kementerian, lahan tersebut akan dijadikan tempat budidaya Sagu sekaligus pabrik pengolahan.
"Saya berkeinginan potensi Sagu Meranti yang berkwalitas nomor satu dapat dikembangkan untuk membangun ekonomi masyarakat Indonesia yang dimulai dari Kabupaten Meranti," harapnya.
Untuk melindungi usaha kecil masyarakat, Pj. Bupati juga berjanji akan membatasi pendirian Mini Market 24 jam yang notabene bisa membunuh usaha retail kecil masyarakat, selain itu juga pendirian Mall yang hanya memberi keuntungan pada pengusaha bermodal besar.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Bank Riau Kepri Gelar Rapat Kerja Triwulan II Tahun 2017
-
Sosial
Bupati Irwan Hadiri Halal Bi Halal Masyarakat Meranti di Pekanbaru
-
Kesehatan
Bupati Meranti Serahkan Sertifikat Akreditasi Kepada Dua Puskesmas
-
Maritim
Bupati Meranti Komitmen Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Dorak

