• Home
  • Ekbis
  • Penjabat Bupati Meranti Sebut Penertiban Pasar Perlu Pendekatan Kultural

Penjabat Bupati Meranti Sebut Penertiban Pasar Perlu Pendekatan Kultural

Rabu, 19 Agustus 2015 17:52 WIB
MERANTI - Penjabat Bupati Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto, menyadari potensi konflik cukup besar saat melakukan penertiban pasar, untuk itu ia meminta jajaran satuan kerja terkait dapat melakukan pendekatan kultural agar masyarakat dapat paham dan bisa menerima.

Sebelumnya, Bupati telah meminta Camat, Lurah dan SKPD terkait untuk membenahi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, namun jika upaya itu tidak berhasil.

Maka dalam waktu dua minggu kedepan akan digelar gotong royong massal untuk menyadarkan masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. "Mungkin saja masyarakat tidak tahu, saya ingin budaya hidup bersih mengakar dihati masyarakat yang diawali dari lingkungan keluarga," jelas Bupati.

Diakui Bupati dari hasil pantauannya secara diam-diam telah melihat geliat kehidupan diseputaran pasar, dirinya mengaku senang melihat geliat ekonomi, namun sayangnya masih tampak kesembrawutan lalu lintas akibat parkir yang tidak tertata baik dan banyaknya pedagang yang menggunakan ruas jalan.

"Masalah itu perlu mendapat perhatian dari Dinas Pasar, Satpol PP, Disperindag dan satuan kerja terkait lainnya agar kedepan terlihat lebih rapi. Lakukan pendekatan kultural agar masyarakat dapat paham dan bisa menerima" harapnya.

Menurut Bupati, sebagai solusi perlu dibuat ruang parkir dan pendekatan secara persuasif kepada pedagang yang terbiasa menggunakan ruas jalan untuk berdagang.

"Ketika saya masuk ke pasar geliat ekonomi lebih dari cukup, hanya saja perlu perhatian agar tampak rapi. Di pasar ikan parkir tidak beraturan akibatnya badan jalan penuh sehingga terjadi macet," ungkapnya, yang menekankan hidup tertib diperlukan dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama.

Bupati juga mengingatkan Satker terkait agar melibatkan masyarakat dalam mengkaji, melihat dan mengkomunikasikan semua masalah yang berkembang, sehingga kebijakan yang diambil dapat diterima.

Pj Bupati, Edy Kusdarwanto, memberikan waktu dua minggu kepada SKPD terkait untuk menjalankan program dan terobosannya. "Saya beri waktu dua minggu untuk melaksanakan program, bersama kita bisa," ujarnya.

(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar