Bentuk Tim Gabungan, Polres Bengkalis Buru Otak Pencurian Mintah Chevron
Rabu, 24 September 2014 15:14 WIB
PEKANBARU - Setelah menetapkan dua tersangka dalam kasus pencurian minyak mentah di Kecamatan Pinggir, Polres Bengkalis membentuk tim gabungan bersama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) untuk mengungkap sindikat tindak kriminal di obyek vital tersebut.
"Kita libatkan Chevron karena mereka yang lebih tahu soal operasional Migas itu. Dengan demikian nantinya bisa mengungkap siapa saja yang terlibat dalam pencurian ini," ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo kepada wartawan di Bengkalis, Rabu (24/9/14).
Dari keterangan kedua tersangka dan olah tempat kejadian perkara, Andry menyimpulkan ada dua kemungkinan modus pencurian tersebut. Pertama memang dilakukan sekelompok orang dengan cara manual, menyedot dari pipa minyak Chevron.
Sementara kemungkinan kedua dilakukan secara professional dan ditunjang peralatan canggih. Melibatkan ahli yang memahami operasional minyak dan tidak tertutup kemungkinan adanya orang dalam Chevron yang menjadi bagian tindak kriminal tersebut.
"Tapi kita yakin, ada dalang dibalik pencurian ini. Inilah yang akan kita ungkap nantinya, mulai modus pencurian, penampungan dan siapa pemodalnya," janji Andry.
Sebagai data tambahan, selan menetapkan dua tersangka yang terdiri dari supir dan kernet, Polres Bengkalis juga mengamankan satu unit truk tangki. Mengenai minyak mentah yang berhasil dicuri sebanyak 32 ton dengan nilai jual diperkirakan Rp2,5 miliar.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

