• Home
  • Hukrim
  • Diduga Dimolotov OTK, Mobil Dewan Pakar Walikota Dumai Hangus Terbakar

Diduga Dimolotov OTK, Mobil Dewan Pakar Walikota Dumai Hangus Terbakar

Selasa, 04 Juli 2017 18:12 WIB
Terlihat petugas Polres Dumai tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban diduga dilempari molotov OTK di Jalan Berembang, Kecamatan Dumai Kota. Foto-xnewss
DUMAI - Mobil dan garasi rumah Muhammad Zahari, warga Jalan Berembang, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota Dumai, yang juga dewan pakar Walikota Dumai, hangus terbakar, Selasa (4/7/17) pagi.

Informasi berkembang, mobil Kijang Inova dalam garasi tersebut diduga dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK). Pasalnya, sebelum kejadian ada melintas seorang pengendara sepada motor berhenti di rumah korban. 

Penegasakan itu disampaikan saksi mata bernama Ahmad (25). "Saya cuma lihat ada satu unit sepeda motor yang melintas sebelum terjadinya kebakaran," ujarnya singkat kepada sejumlah awak media di Dumai. 

Menanggapi informasi itu, Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting, dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya menatakan sampai saat ini jajarannya sedang melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

"Kita belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian itu. Yang jelas anggota kita sudah terjun ke rumah korban guna penyelidikan. Dan saya juga sudah turun langsung kelapangan untuk melihat rumah korban," katanya.

Donald juga masih memerintahkan anggotanya untuk terus mengumpulkan data dan menelusuri apakah korban memiliki persoalan sebelum peristiwa ini terjadi. "Kita akan telusuri penyebabnya sampai ada titik temu," jelasnya.

Sebagai data pendukung,  Muhammad Zahari sebelum tertimpa musibah terbangun dari tidur dan pergi kekamar mandi, lalu mendengar suara aneh dari luar rumah, tidak lama kemudian anaknya terbangun dan berteriak kebakaran.

Mendengar teriakan anaknya dari dalam kamar, korban langsung bergegas keluar rumah. Dari luar rumah, korban melihat api membesar dan membakar satu unit mobil kijang Innova miliknya yang berada di dalam garasi. 

Setelah itu korban lansung mematikan lampu rumah dan berusaha memadamkan api dibantu warga sekitar. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian dengan tafsiran kurang lebih sebanyak Rp.150 juta.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar