• Home
  • Hukrim
  • Dinilai Boros, Mahasiswa Demo DPRD Riau

Dinilai Boros, Mahasiswa Demo DPRD Riau

Selasa, 04 November 2014 20:12 WIB
PEKANBARU : Belasan mahasiswa dari dari Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pekanbaru, Selasa siang (4/11/14), menggelar aksi demonstrasi di pintu masuk Gedung DPRD Riau. 

Kehadiran mereka di Gedung Wakil Rakyat Daerah Riau itu untuk menyampaikan aspirasi menyangkut persoalan-persoalan aktual yang terjadi di Bumi Lancang Kuning. 

Setelah berorasi lebih kurang setengah jam, para aktivis HMI MPO Cabang Pekanbaru ini diterima Ketua DPRD Riau Suparman dan beberapa anggota dewan lainnya. Dalam kesempatan itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi HMI MPO Pekanbaru Bustamin Abidin mempertanyakan penggunaan APBD yang dinilai sebuah pemborosan. 

"Bentuk pemborosan itu antara lain pengadaan mobil dinas untuk pimpinan dewan yang mencapai Rp4,9 miliar dan kegiatan outbound ke Bali. Kami melihat kegiatan dewaan ini bentuk pemborosan terhadap keuangan daerah. Lebih baik uang untuk outbound dan mobil dinas itu diallihkan ke program kerakyataan,'' tukasnya. 

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Riau Suparman menyatakan soal pengadaan mobil dinas tersebut dirinya tidak pernah meminta apalagi menganggarkan. 

"Saya tidak pernah tahu tentang mobil dinas itu. Meski saya sudah dua periode menjadi anggota dewan provinsi, tapi tidak tahu jenis dan berapa anggarannya. Pengadaan itu ada di Biro Perlengkapan Kantor Gubernur,'' ucapnya. 

Begitu pun tentang kegiatan 'outbound'. Politisi Partai Golkar dari Dapil Rokan Hulu ini menampik tudingan jika 'outbound' itu hanya hura-hura. Kegiatan itu lebih pada ajang silaturrahmi antar anggota DPRD Riau yang baru bertugas. 

"Di Bali pun kami, 65 orang tidak menginap di hotel mewah. Kami hanya tidur di tenda di pinggir sebuah danau. Lagi pula semula tujuannya bukan Bali tapi Bogor. Tetapi setelah dicek di Bogor kondisinya tidak bagus, panitia lalu mengalihkan ke Bali,'' ungkapnya.

Ketika ditanya berapa anggaran untuk 'outbound' ke Bali itu, Suparman mengaku tidak ingat. Yang pasti tidak sampai Rp1 miliar dan tidak ada anggota dewan yang memboyong istri atau keluarga mereka ke Bali tersebut.

(son) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar