Gubri Ditangkap KPK, BEM Demo Riau Berkabung
Jumat, 26 September 2014 14:01 WIB
PEKANBARU - Pasca penangkapan uluhan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa-Universitas Riau (BEM-UR) tuntut Gubernur Riau Annas Maamun mundur.
Ada pun Pasca penangkapan gubernur kemarin sore oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), mahasiswa menyatakan Riau berkabung, karena untuk kesekian kalinya pemimpin di provinsi ini kembali harus berurusan dengan lembaga penegak hukum super body tersebut.
"Kami nyatakan Riau berkabung, karena pemimpin Riau kembali ditangkap KPK. Kami sedih bukan karena Annas Maamunnya, tetapi sedih daerah kami selalu dipimpin pelaku korupsi," kata Presiden UR Zulfa Hendri, Jumat (26/9/14).
Zulfa juga menyebut, kejadian itu sebagai preseden buruk sekaligus memalukan. Karena dengan tertangkapnya Annas, semakin menambah daftar panjang, pemimpin di Riau yang harus berurusan dengan KPK.
Mahasiswa juga menyatakan, tertangkapnya Annas atas buah tutup telingnya dari teriakan mahasiswa selama ini, termasuk penolakan Annas saat mahasiswa memberikan Al-Quran kepada Annas pada acara HUT ke-57 Provinsi Riau di DPRD, guna kembali ke jalan yang benar.
Pada demo tersebut, ada empat tuntutan yang disampaikan. Pertama mengapresiasi langkah KPK dalam memerantas kejahatan korupsi di Riau. Kedua, mendesak kepada KPK harus objektif dan transparan dalam menangani dugaan korupsi yang melibatkan Gubri Annas.
Ketiga, segera perjelas status Gubri, dan meminta dihukum seberat-beratnya jika dinyatakan bersalah. Keempat, mendesak Annas mundur dari jabatan gubernur.
Pada kesempatan itu, mahasiswa juga membawa keranda mayat, sambil membawa foto Annas dikalungi bunga.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

