Ingin Kerja di Disdukcapil Dumai, Warga Dumai Tertipu Rp7 Juta
Hadi Pramono Rabu, 18 Oktober 2017 13:59 WIB
DUMAI - Niat hati ingin bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai, tapi nasib apes menimpa seorang warga Dumai bernama Ratna Dewi.
Dia tertipu calo sebanyak Rp7,2 juta rupiah dengan dalih bisa ngurus masuk kerja di Disdukcapil Kota Dumai. Kejadian ini terungkap setelah korban membuat laporan ke Mapolres Kota Dumai.
Sesuai laporan korban Ratna Dewi, menerangkan terlapor seorang wanita berinisial ER alias Tia Anggraini, berawal korban mendapat informasi lowongaan pekerjaan di kantor Disdukcapil Kota Dumai dari temannya bernama Said Rahmat.
Perkenalan korban dan terlapor berawal dari nomor handphone yang diberikan Said Rahmat. Setelah perkenalan, korban dan terlapor membuat kesepakatan dengan menyerahkan uang sebesar Rp3.750.000.
Uang itu sebagai tanda jadi untuk pengurusan proses kerja di Disdukcapil Kota Dumai. Uang diserahkan kepada terlapor di Jalan Sari RT 06 ,Kelurahan Palas, Kecamatan Dumai Timur.
Tak sampai di situ saja, korban selanjutnya kembali menyerahkan uang sebesar 2.000.000 dan terakhir melalui transfer ke rekening terlapor berjumlah Rp 1.500.000. Namun setelah proses pembayaran, korban tak kunjung di panggil masuk kerja.
Geram dengan ulah terlapor, korban bersama keluargannya membuat laporan ke polisi. Atas kejadian ini korban dan saksi merasa di rugikan Rp 7.250.000. Korban berharap terlapor segera ditangkap agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kita sudah membuat laporan secara resmi ke Polres Dumai, semoga pelaku bisa ditangkap dan mempertangungjawabkan perbuatannya. Semoga kejadian ini tidak menimpa masyarakat lainnya," ujar Ratna Dewi, Rabu (18/10/17).
Sementara saksi, Said Rahmat mengaku terlapor juga pernah mengaku sebagai petugas BIN dan BNN. "Terlapor mengaku kepada saya bekerja sebagai BIN dan pernah juga mengaku petugas BNN," jelasnya singkat.
Sedangkan Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan SIK melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Juper Lumban Toruan dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar kita sudah terima lapor, ini akan ditindak lanjuti," jawabnya.
Kemudian Kepala Disdukcapil Kota Dumai, Suardi menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai untuk tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku bisa menjebolkan kerja diinstansinya.
"Selama ini kita tidak pernah membuka lowongan pekerjaan honorer. Bahkan kami akan mengurangi tenaga honorer mengingat anggaran untuk menggaji saja sudah pas-pasan," kata Suardi.
(mad/mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Lingkungan
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Dumai Digenjot
-
Hukrim
Polres Dumai Bongkar Sindikat PMI Ilegal, 68 Orang Diamankan dalam Upaya Pemberangkatan ke Malaysia
-
Hukrim
Serah Terima Jabatan Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Beralih ke AKBP Hardi Dinata
-
Politik
Nasi Goreng Rasa Pilkada Damai 2024: Simbol Persatuan dan Kebersamaan
-
Nasional
Sinergi Polri dan Pemkot Dumai di Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

