Kompleks Perkatoran Pemkab Pelalawan Jadi Sarang Maksiat?
Senin, 20 Januari 2014 17:00 WIB
PELALAWAN - Kompleks Perkantoran di Pelalawan seperti Komplek Perkantoran Bupati, Kompleks Perkantoran Bhakti Praja dan Kawasan Bangunan Islamic Centre yang berada di samping Masjid Raya Ulul Azmi Pangkalan Kerinci pada malam hari menjadi sarang maksiat bagi muda - mudi.
Selama dua pekan terakhir operasi pekat yang dilakukan jajaran Polsek Pangkalan Kerinci menemukan Miras, Narkoba dan dan Kondom.
Seperti razia operasi pekat yang dipimpin Kapolsek Kapolsek dan 15 anggota personil yang dilakukan pada beberapa hari lalu berhasil menangkap lima orang pemuda yang sedang berasyik ria menghisap ganja dan minum tuak di lapangan upacara depan kantor Bupati Pelalawan.
"Dua minggu berturut-turut ini selalu ada tangkapan," terang Kepala Polsek Pangkalan Kerinci, Kompol Arwin Wsc kepada wartawan, Senin (20/1/14).
Dikatakan Kompol Arwin,operasi pekat dengan sasaran pemuda dan pemudi ini dimulai pukul 21.00 Wib menyusuri kompleks perkantoran.
Memang hampir setiap malam areal ini dijadikan para pemuda-pemudi di Pangkalan Kerinci sebagai tempat berkumpul dan berpacaran alias memadu kasih,apalagi malam minggu.
Dengan lokasi yang gelap, tertutup dan lapang, para generasi penerus itu bebas berbuat apa saja. Lokasi yang paling sering yakni lapangan upacara di depan kantor bupati, taman kota, mesjid Islamic Center, dan perkantoran Bhakti Praja.
Polisi memulai operasi dari perkantoran Bhakti Praja dan Mesjid Islamic center dan mendapati banyak pasangan sedang berpacara. Mereka haya dihimbau pulang ke rumahnya, setelah diinterogasi dan diperiksa kantongnya.
Rombongan pun bergeser ke lapangan upacara di depan kantor Bupati. Ternyata puluhan pemuda tengah asik berkumpul, langsun membubarkan diri dan lari kocar-kacir. Melihat gelagat mencurigakan itu polisi menghalau mereka. Namuan hanya lima orang yang dapat dijaring dan tidak berhasil melarikan diri.
“Tiga orang sedang menghisap ganja berinisial SU (24), IC (27), dan MI (25) dengan barang bukti satu letting ganja. Ada dua orang lagi minum tuak bernama AM (19) dan RS (21). Setelah kita periksa, yang dua orang minum tuak kita perbolehkan pulang dengan dijemput orang tuanya. Lalu ketiga orang yang menghisap ganja masih kita periksa untuk pengembangan,” tambahnya.
Adapun hasil operasi Sabtu (11/1) lalu di perkantoran Pemkab Pelalawan tidak kalah menarik. Puluhan pasangan remaja mulai dari pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa terjaring sedang berpacaran hingga larut malam.
Seperti di perkantoran Bhakti Praja, Mesjid Islamic Certer, dan areal Tanjung putus. Bahkan, dari tangan para generasi penerus ini didapati beberapa alat kotrasepsi jenis kondom, sebagian diantaranya bekas pakai.***(Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

