• Home
  • Hukrim
  • Polres Dumai Siagakan 147 Personel Amankan Pleno Rekapitulasi Pemilu 2014

Polres Dumai Siagakan 147 Personel Amankan Pleno Rekapitulasi Pemilu 2014

Minggu, 20 April 2014 14:40 WIB

DUMAI - Untuk mengamankan jalannya rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Kota dan Provinsi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai mendapatkan pengamanan sebanyak 147 personel polisi.



Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan kepada riauterkinicom, Ahad (20/4/14) saat memantau rapat pleno yang diselenggarakan di Hotel Comfort Dumai mengatakan, personel yang diturunkan ini khusu menjaga pleno secara ketat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dalam rapat pleno rekapitulasi suara pemilu legislatif ini.



Dijelaskan dia, sebelum rapat pleno rekapitulasi dilaksanakan KPU, sejumlah mahasiswa terlihat menggelar aksi damai menuntut penghitungan ulang. Namun demikian, aksi yang dilakukan tergolong kondusif, tentu perlu mendapatkan pengawalan dan pengamanan.



Selain itu, lanjutnya, polisi juga menyiapkan satu unit armada mobil water cannon dan sejumlah kendaraan Dalmas dalam pengamanan rapat pleno ini.



"Pleno ini merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan pemilu, dan kita tidak mau ada gangguan keamanan yang dapat menghambat kelancaran rapat," jelasnya.



Pelaksanaan rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Dumai, Darwis bersama 3 komisioner lain dan dihadiri, Kapolres, Kejaksaan, Panwas dan utusan partai politik.



Kapolres berharap pelaksanaan pleno ini berjalan lancar dan tertib serta tidak terjadi gangguan keamanan yang dapat menggangu kelancaran rapat.



Sementara, Sekretaris Kantor KPU Dumai, Zahedi menjelaskan, rapat pleno dijadwalkan dua hari hingga Senin (21/4) besok, dan seluruh kotak suara serta rekap hasil penghitungan telah siap untuk diplenokan.



"Secara teknis dan persiapan pleno sudah siap sebaik mungkin dan maksimal, termasuk dengan dukungan pengamanan aparat kepolisian yang akan mengawal penuh pelaksanaan rapat ini," terangnya.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar