• Home
  • Hukrim
  • Tuntaskan Tapal Batas, DPRD Dumai Bakal Datangi Karo Pemprov Riau

Tuntaskan Tapal Batas, DPRD Dumai Bakal Datangi Karo Pemprov Riau

Senin, 05 Mei 2014 16:39 WIB

DUMAI - Polemik tapal batas antara Dumai dengan Kabupaten Rokan Hilir banyak menyita perhatian semua pihak, terutama kalangan anggota DPRD Dumai yang merasa prihatin terjadinya gejolak fisik hingga akhirnya menimbulkan korban pemukulan penduduk Dumai.

Ketua Komisi I DPRD Dumai Timo Kipda kepada wartawan mengatakan, semua itu terjadi karena tidak tegasnya pemerintah membuat tapal batas antara wilayah Kota Dumai dengan Kabupaten Rokan Hilir, warga perbatasan itu saling klaim wilayah. Hal tersebut menjatuhkan banyak korban sejak beberapa tahun terakhir.

"Kami sangat menyayangkan konflik tapal batas terus terjadi. Kami menilai janji pihak Provinsi Riau untuk mempertegas garis batas belum terwujud. Untuk itu, kami dalam waktu dekat akan mendatangi Karo Pemerintahan Setdaprov Riau, untuk menuntaskan masalah ini," jelasnya, Senin (5/5/14).

Dikatakan Timo Kipda, sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau sudah pernah berjanji untuk menuntaskan tapal batas. Janji itu dideadline akhir tahun 2013, saat ini sudah masuk pertengahan tahun dan belum ada kejelasan tentang nasib tapal batas antara Dumai dengan Kabupaten Rokan Hilir. 

"Kita akan menanyakan hal ini kepada pemerintah. Kalau tidak kita desak, maka ditakutkan akan kembali menimbulkan korban pemukulan yang lebih parah. Kami tidak ingin Dumai ini tidak kondusif lagi," kata politisi dari Partai Golongan Karya ini.

Menurut Timo, sebenarnya wilayah Dumai dan Rohil sudah jelas. Batu Teritip yang selama ini masuk bagian Dumai, diklaim warga Rohil masuk bagian wilayah Rohil. Padahal, pemerintahan yang dibangun adalah Kelurahan Batu Teritip, bagian dari Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

"Pemerintah tinggal mempertegas saja, supaya masyarakat aman, kalau posisi sebenarnya bahwa Kelurahan Batu Tritip itu masuk wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai dan bukan masuk wilayah Sinaboi Rokan Hilir," katanya.

Sementara tokoh pemuda dan pegiat LSM Menara Ahmad Khadafi mengatakan, yang lebih parahnya lagi saat ini Pemerintah Rokan Hilir membangun rumah layak huni di wilayah lahan yang secara jelas masuh wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

"Kami bersama masyarakat menemukan belasan unit rumah layah huni yang dibangun Pemkab Rohil. Lokasi bangunannya itu di kawasan Senepis, yang kedudukannya sudah mengarah ke wilayah lahan Kota Dumai," ungkap Khadafi.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar