• Home
  • Kesehatan
  • 24 Dokter Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona dari Pasien

24 Dokter Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona dari Pasien

Lokadata.id Sabtu, 18 April 2020 21:34 WIB
Jurnalis membagikan bunga mawar kepada tenaga medis rumah sakit rujukan penanganan virus Corona (COVID-19) RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (11/4/2020). Rahmad / Antara Foto
JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) mencatat terdapat 24 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona tipe baru berkode SARS-Cov-2. Total, sudah ada 80 petugas kesehatan terpapar virus tersebut.

PB-IDI menyebut, dokter-dokter yang positif Covid-19 itu umumnya merupakan dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit non-rujukan pemerintah untuk penanganan Covid-19. 

Hal ini terjadi karena tanpa sadar mereka tengah berhadapan dengan pasien pengidap Covid-19. Pihaknya saat ini sudah membentuk tim audit untuk menelusuri dan mendapatkan data yang akurat. 

Diduga mereka terpapar lantaran keterbatasan alat pelindung diri (APD). Ada pula tenaga medis yang menggunakan APD tetapi tidak sesuai standar. Data tersebut dihimpun hingga per 5 April 2020.

"Iya, sejauh ini yang terkonfirmasi ada 18 dokter dan 6 dokter gigi yang meninggal terkait COVID-19. Totalnya jadi 24 dokter yang meninggal," terang Humas PB IDI Halik Malik melalui pesan singkat, Senin (6/4/2020).

Berikut ini daftar rincian 24 dokter yang dikonfirmasi PB IDI dilaporkan meninggal karena positif dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada)

2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia)

3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinas Kesehatan Kota Bandung)

5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jakarta Selatan)

6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)

9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)

10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)

11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)

12. Laksamana (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakarta Pusat)

13.  Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)

14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)

15. DR. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jakarta Selatan)

16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan)

17. Dr. Heru S. meninggal di RS Pusat Pertamina (IDI Jakarta Selatan)

18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kabupaten Bekasi)

Daftar 6 dokter gigi meninggal terkait COVID-19 yang terkonfirmasi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), sebagai berikut:

1. drg. Umi Susana Widjaja

2. drg. Yuniarto Budi Santosa

3. drg. Amutavia P. Artsianti

4. drg. Roselani Widajati Odang

5. drg. Gunawan Oentaryo

6. drg. Anna Herlina Ratnasari

Ringkasan dari musibah dokter meninggal karena diduga terpapar virus Corona atau COVID-19.

1. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih mengatakan pihaknya mencatat 24 dokter meninggal dunia tertular virus korona, Sabtu (18/4/2020).

2. Daeng mengatakan dari 24 dokter yang meninggal tersebut karena tidak sadar berhadapan dengan pasien yang sebenarnya positif korona.

3. Termasuk dokter yang membuka praktik pribadi dan menerima pasien dengan gejala virus korona.

4. Ketua Umum IDI Daeng Faqih mengatakan pihaknya terus menelusuri penyebab terinfeksinya tenaga medis tersebut.

5. Diduga ada masalah keterbatasan alat pelindung diri (APD), pun tenaga medis yang menggunakan APD belum sesuai dengan standar.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Sumber : Liputan6.com
Tags DokterMeninggal DuniaVirus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19Virus Covid-19Virus Covid 19
Komentar